•  
  •  
 

Abstract

This research discusses how superhero and supervillain characters in the fi lmIron Man 3 (2013) shows a power relation as a form of superhuman superiority. The power relation that occur through the confl ict between characters are seen as an establishment of social stratifi cation among superhuman and normal human / society as cultural study. This study is conducted thematically through characterizations analysis method by comparing the defi nition and ideology on the superhero and supervillain in superhero characters, Iron Man and the Iron Patriot, and supervillain character, Mandarin. This study aims to fi nd the root of power relation to the establishment of class structures in the society. By reviewing the defi nition and ideology on these characters, this study is expected to give a broader view of superhuman characters and help the reader to understand the value delivered from superhero character. As a conclusion, the potrayals of the superhero and supervillain characters in the fi lm Iron Man 3 (2013) as the highest power owner have a function to limit and control the values in the society.

Bahasa Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana tokoh superhero dan supervillain pada film Iron Man 3 (2013) memperlihatkan relasi kuasa sebagai bentuk superioritas oleh manusia super. Relasi kuasa yang terjadi melalui konflik antar tokoh dilihat sebagai suatu pembentukan stratifikasi sosial antara manusia super dan manusia normal/ masyarakat sebagai suatu kajian budaya. Penelitian ini dilakukan melalui metode analisis penokohan secara tematik dengan membandingkan definisi dan ideologi pada superhero dan supervillain, yang tertanam pada tokoh superhero, Iron Man dan Iron Patriot, dan tokoh supervillain, Mandarin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab dari relasi kuasa terhadap pembentukan susunan kelas dalam masyarakat. Dengan mengkaji definisi dan ideologi pada tokoh- tokoh tersebut, penelitian ini diharapkan memberikan pandangan lebih luas mengenai tokoh manusia super dan membantu pembaca memahami nilai yang disampaikan dari keberadaan tokoh superhero. Kesimpulan yang diambil penulis adalah pengambaran tokoh superhero dan supervillain pada film Iron Man 3 (2013) sebagai pemilik kekuasan tertinggi memiliki fungsi sebagai pembatas yang mengatur nilai-nilai dalam masyarakat.

Share

COinS