Abstract
This study examines the translation strategies employed by Musixmatch in translating the lyrics of The Satanist by Behemoth from English into Indonesian. Using a qualitative descriptive case study approach, the research analyzes nine translated songs through the theoretical frameworks of Peter Newmark and Vinay and Darbelnet, while also incorporating contemporary perspectives from digital translation studies, machine translation, and ideological translation. The findings indicate that Musixmatch predominantly applies literal translation strategies in transferring religious terminology, symbolic expressions, and intertextual references. Although this approach enables rapid semantic transfer and general comprehension, it frequently results in the reduction of aesthetic, liturgical, symbolic, and ideological dimensions embedded in the source text. Several translations demonstrate semantic distortion, liturgical mistranslation, and pragmatic loss, particularly in phrases containing Latin religious formulas, biblical references, and anti-religious symbolism. The study also finds that many translation shifts are more closely related to linguistic and technical limitations than deliberate ideological adaptation or cultural censorship. Furthermore, the findings support recent studies in digital translation ecology and machine translation which argue that technology-based translation systems often struggle to preserve symbolic complexity, poetic nuance, and cultural context in multimodal texts such as song lyrics. This study concludes that translating extreme music lyrics requires not only lexical equivalence, but also interpretative sensitivity toward symbolism, ideology, pragmatics, and intertextuality. Therefore, the research contributes to contemporary translation studies by highlighting the limitations and challenges of digital lyric translation in culturally and ideologically sensitive texts
Bahasa Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi penerjemahan yang digunakan oleh Musixmatch dalam menerjemahkan lirik lagu album The Satanist karya Behemoth dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui analisis terhadap sembilan lagu berdasarkan teori penerjemahan Peter Newmark serta Vinay dan Darbelnet, yang dipadukan dengan perspektif mutakhir mengenai penerjemahan digital, machine translation, dan ideological translation studies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musixmatch cenderung menggunakan strategi penerjemahan literal dalam mengalihkan istilah religius, ekspresi simbolik, dan referensi intertekstual. Meskipun pendekatan tersebut memungkinkan transfer makna dasar dilakukan secara cepat dan mudah dipahami, penerjemahan yang dihasilkan sering kali menyebabkan reduksi dimensi estetika, liturgis, simbolik, dan ideologis dalam teks sumber. Beberapa data menunjukkan adanya distorsi semantik, mistranslation liturgis, dan kehilangan fungsi pragmatik, terutama pada frasa yang mengandung formula Latin religius, referensi Biblikal, dan simbolisme anti-religius. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar pergeseran makna lebih berkaitan dengan keterbatasan linguistik dan teknis dibandingkan bentuk adaptasi ideologis atau sensor budaya yang disengaja. Temuan penelitian ini memperkuat kajian kontemporer mengenai digital translation ecology dan machine translation yang menunjukkan bahwa sistem penerjemahan berbasis teknologi masih mengalami kesulitan dalam mempertahankan kompleksitas simbolik, nuansa puitik, dan konteks budaya dalam teks multimodal seperti lirik lagu. Dengan demikian, penerjemahan lirik musik ekstrem memerlukan sensitivitas interpretatif terhadap simbolisme, ideologi, pragmatik, dan intertekstualitas, tidak sekadar kesepadanan leksikal semata.
References
Agusdtine, Prissila, Rudy Sofyan, dan Niza Ayuningtias. 2022. “Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake.” Longda Xiaokan Journal of Mandarin Learning and Teaching 5, No. 1. https://doi.org/10.15294/longdaxiaokan.v5i1.39126.
Ahmad, Yousef Bani dan Siti Gomo Attas. 2022. “Makna Siloka (Filosofis) Lirik Lagu Goyang Karawang Karya Lingga Angling Raspati.” Judika (Jurnal Pendidikan Unsika) 10, No. 1: 33–42. https://doi.org/10.35706/judika.v10i1.5939.
Barman, Manash Pratim, Amit Awekar, dan Sambhav Kothari. 2019. “Decoding the Style and Bias of Song Lyrics.” In Proceedings of the 2019 World Wide Web Conference, 1165–1168. https://doi.org/10.1145/3331184.3331363.
Chen, Xuemei. 2026. “Translation and Transcultural Intertextuality: User-Generated Translation on the Chinese Social Media Platform Xiaohongshu.” Translation Studies, 1–22. doi:10.1080/14781700.2026.2625902.
Dewi, Novita, Kezia. C.Y. Rantung, dan Yohanes Mahatmo Suryo Widiasmoro. 2022. “Menakar Hubungan Alam dan Manusia dalam Lirik Lagu KePAL-SPI dan Burgerkill Melalui Pembacaan Ekokritik.” Sintesis 16, No. 2: 103–112. https://doi.org/10.24071/sin.v16i2.4999.
Dwyer, Tessa. 2018. “Audiovisual translation and fandom”. The Routledge Handbook of Audiovisual Translation, 436–452. https://doi.org/10.4324/9781315717166-27
Dzarna, Dzarna, Rofiatul Hima, Erdita Nur Rahmawati, dan Eka Jabbar Asmy. 2022. “Lagu Madura Sebagai Media Pengenalan Budaya (Tinjauan Wacana Kritis).” Calls (Journal of Culture Arts Literature and Linguistics) 8, No. 2: 147. https://doi.org/10.30872/calls.v8i2.7445.
Erfiani, Ni Made Diana, Ni Nyoman Tri Sukarsih, Aditya Permana Putra Tenaya, Ni Putu Sintya Puspita Sari, dan Putu Mayra Elkie Shafira. 2023. “The Translation of Religious Verbal Symbols Into Balinese.” International Journal of Research Publications 127, No. 1. https://doi.org/10.47119/ijrp1001271620235117.
Fitri, Aulia, Haru Deliana Dewi, dan Rahayu Surtiati Hidayat. 2022. “The Quality of Rhyme and Rhythm in Song Lyric Translation.” Paradigma Jurnal Kajian Budaya 12, No. 2: 213. https://doi.org/10.17510/paradigma.v12i2.507.
Gambier, Yves. 2026. “From a Microscopic to a Telescopic View of Audiovisual Translation”. New Frontiers in Translation Studies, 9–32. https://doi.org/10.1007/978-981-95-4905-4_2
Gritsenko, Elena dan Evgeniya Aleshinskaya. 2016. “Translation of Song Lyrics as Structure-Related Expressive Device.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 231: 165–172. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.09.087.
Herman, Herman, Dewi Sri Lumbantobing, dan Bloner Sinurat. 2021. “An Analysis of Figurative Language in Michael Jackson Song Lyrics.” Edu-Ling Journal of English Education and Linguistics 4, No. 2: 123. https://doi.org/10.32663/edu-ling.v4i2.1728.
Interiano, Myra, Kamyar Kazemi, Lijia Wang, Jienian Yang, Zhaoxia Yu, dan Natalia L. Komarova. 2018. “Musical Trends and Predictability of Success in Contemporary Songs in and out of the Top Charts.” Royal Society Open Science 5, No. 5: 171274. https://doi.org/10.1098/rsos.171274.
Johanis, Yeremia Guinea dan Ni Putu Meri Dewi Pendit. 2022. “Perubahan Makna pada Terjemahan Lirik Lagu ‘In Control’ Setelah Dialihbahasakan.” Humaya: Jurnal Hukum Humaniora Masyarakat dan Budaya 2, No. 1: 50–59. https://doi.org/10.33830/humaya_fhisip.v2i1.2952.
Kim, Haven, Jongmin Jung, Dasaem Jeong, dan Juhan Nam. 2024. K-pop Lyric Translation: Dataset, Analysis, and Neural-Modelling. In Proceedings of the 2024 Joint International Conference on Computational Linguistics, Language Resources and Evaluation (LREC-COLING 2024), 9974–9987, Torino, Italia. ELRA and ICCL.
Kim, Young, Woohyun Cho, Sunghyun Lee, dan Youngjae Yu. 2025. “MAVL: A Multilingual Audio-Video Lyrics Dataset for Animated Song Translation”. https://doi.org/10.48550/arxiv.2505.18614.
Kriswesti, Rhematra, Muhammad Afifulloh, dan Widyasari. 2023. “Analyzing Translation Strategy of Loneliness Song Lyric.” Loquēla 1, No. 2: 178–187. https://doi.org/10.61276/loqula.v1i2.24.
Li, Yuan-Cloris, dan Daniel Cassany. 2023. “Informal Learning of Spanish in a Chinese Music Fan Community.” Profesional De La Información. https://doi.org/10.3145/epi.2023.nov.05.
Miftahurrezki, Miftahurrezki dan Muhammad Syukron Anshori. 2021. “Analisis Makna Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu Kpop Bts Answer: Love Myself.” KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science 3, No. 1: 69-81. https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v3i1.1061.
Newmark, Peter. 1988. A Textbook of Translation. New York: Prentice Hall.
Pradana, Yoka, dan Bambang Setyo Utomo. 2020. “Pesan Dakwah K.H. Hasan Abdullah Sahal Dalam Lirik Lagu ‘Kembalilah.’” Orasi Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 11, No. 2: 233. https://doi.org/10.24235/orasi.v11i2.6895.
Puspita, Citra, Nindy Destiana, Shulamid Shania Permata Putri, dan Rahmat Prayogi. 2023. “Analisis Gaya Bahasa dan Makna dalam Lirik Lagu Ikat Aku di Tulang Belikatmu Karya Sal Priadi.” Jurnal Kajian Bahasa Sastra dan Pengajaran (Kibasp) 7, No. 1: 352–361. https://doi.org/10.31539/kibasp.v7i1.6722.
Rahmawati, Aisyah, Syahrial Syahrial, dan Diana Kartika. 2021. “Penerjemahan Lirik Lagu Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Jepang oleh Hiroarki Kato.” Hikari 1, No. 1: 7–14. https://doi.org/10.37301/hikari.v1i1.4.
Reswari, Dewi Ardana. 2023. “Faktor Penyebab Terjadinya Alih Kode dalam Lirik Lagu BTS Album Map of the Soul.” Izumi 12, No. 2: 174–182. https://doi.org/10.14710/izumi.12.2.174-182.
Saraswati, Ria. 2019. “Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu Mockingbird Karya Eminem.” Pujangga 4, o. 1: 32. https://doi.org/10.47313/pujangga.v4i1.498.
Sari, Sapta. 2019. “Literasi Media pada Generasi Milenial di Era Digital.” Profesional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik 6, No. 2: 30–42. https://doi.org/10.37676/professional.v6i2.943.
Sari, Winda Rizky Fatma dan Misyi Gusthini. 2023. “Analisis Strategi Penerjemahan Istilah Budaya pada Buku Cerita Anak dari Platform Let’s Read Asia.” Humaya: Jurnal Hukum Humaniora Masyarakat dan Budaya 3, No. 1: 49–60. https://doi.org/10.33830/humaya.v3i1.4128.
Suharto, Suharto dan Edi. Subroto. 2014. “The Equivalence of Translated Songs Lyrics and Their Effects—The Case of Translated Ecclesial Songs.” Harmonia: Journal of Arts Research and Education 14, No. 2: 131. https://doi.org/10.15294/harmonia.v14i2.3294.
Sultanovna, Shaklo Mamurova, dan Khusanova Feruzabonu Shakhobiddin Kizi. 2026. “Machine Translation Vs Human Translation: Comparative Perspective”. Advances in Science and Humanities 2, No. 05: 91-99. https://doi.org/10.70728/human.v02.i05.020.
Team, Nllb, Marta R. Costa-jussà, James H. Cross, et al. 2022. No Language Left Behind: Scaling Human-Centered Machine Translation. https://doi.org/10.48550/arxiv.2207.04672.
Thies, Ferdinand, Michael Wessel, dan Alexander Benlian. 2018. “Network Effects on Crowdfunding Platforms: Exploring the Implications of Relaxing Input Control.” Information Systems Journal 28, No. 6: 1239–1262. https://doi.org/10.1111/isj.12194.
Varnum, Michael E. W., Jaimie Arona Krems, Colin Morris, Alexandra S. Wormley, dan Igor Grossmann. 2021. “Why Are Song Lyrics Becoming Simpler? A Time Series Analysis of Lyrical Complexity in Six Decades of American Popular Music.” Plos One 16, No. 1: e0244576. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0244576.
Vinay, Jean Paul dan Jean Darbelnet. 1995. Comparative Stylistics of French and English: A Methodology for Translation. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.
Viola, Rezkhika Aulia Putri Kurnia dan Alex Sobur. 2023. “Makna Motivasi pada Lirik Lagu ‘Diri’ Karya Tulus.” Bandung Conference Series: Public Relations 3, No. 2: 721–733. https://doi.org/10.29313/bcspr.v3i2.8981.
Wardani, Made Kusuma, Gede Satya Hermawan, dan Ni Nengah Suartini. 2019. “Analisis Penerjemahan Lirik Lagu Sepatu -Kutsu-.” Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha 4, No. 2: 100. https://doi.org/10.23887/jpbj.v4i2.13602.
Recommended Citation
Firdaus, Saiyidinal. 2026. STRATEGI PENERJEMAHAN LIRIK LAGU ALBUM THE SATANIST KARYA BEHEMOTH OLEH PLATFORM MUSIXMATCH DARI BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 16, no. 2 (August). 10.17510/paradigma.v16i2.1854.
