•  
  •  
 

Abstract

Environmental-based diseases are often found in environments with poor sanitation and low personal hygiene, including in Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). This study aims to examine the relationship between personal hygiene, environmental sanitation conditions, and housing density with the incidence of environmentally based diseases among the residents of LPKA Kelas II Jakarta. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 31 participants selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires and observation, and analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between length of stay and the incidence of environmentally based diseases, including diarrhea and acute respiratory infections (p≤0.05). It is recommended to enhance education on personal hygiene and improve environmental sanitation in LPKA to reduce disease risk.

References

  1. Cumming B, Riley T, Anderson NE, Lovett R, Meredith A. Zoonoses and the Aboriginal and Torres Strait Islander population: A One Health scoping review. PLOS Glob Public Heal. 2022;2(10 October):1-14. doi:10.1371/journal.pgph.0000921
  2. Kementerian Kesehatan RI. Lingkungan Kotor Bisa Memicu Timbulnya Penyakit. Published online 2023.
  3. World Health Organization. Noncommunicable Diseases, Rehabilitation and Disability. Res noncommunicable Dis. Published online 2024. https://www.who.int/teams/noncommunicable-diseases/research
  4. Rau MJ, Novita S. Pengaruh Sarana Air Bersih Dan Kondisi Jamban Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tipo. Prev J Kesehat Masy. 2021;12(1):110-126. doi:10.22487/preventif.v12i1.298
  5. Kementerian Kesehatan RI. Laporan Kinerja Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Tahun 2022. Kementeri Kesehat Republik Indones. Published online 2022:1-119.
  6. Malau PP, Naria E, Indirawati SM. Analisis Risiko Sanitasi dan Kejadian Penyakit Kulit di Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Sanitation Risk Analysis and Incidence of Skin Diseases in Medan Belawan District Medan City. 2024;10(September):499-505.
  7. Sari N, Azzahri LM, Yusmardiansah Y. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Anshor Al-Sunnah Tahun 2021. J Kesehat Tambusai. 2021;2(4):9-17. doi:10.31004/jkt.v2i4.2291
  8. World Health Organization - Regional Office for Europe. Preparedness, Prevention and Control of COVID-19 in Prisons and Other Places of Detention: Interim Guidance, 8 February 2021. 2021;(February):1-58. https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/339830/WHO-EURO-2021-1405-41155-57257-eng.pdf?sequence=1&isAllowed=y
  9. Centre for Health Protection. Centre for Health Protection - Acute Diarrhoeal Diseases. Published online 2023.
  10. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Provinsi DKI Jakarta: Riskesdas 2018.; 2018. https://www.litbang.kemkes.go.id/laporan-riset-kesehatan-dasar-riskesdas/
  11. Herawati H, Rahman HF, Alfani EM. Studi Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Diare di Puskesmas Panarukan, Kabupaten Situbondo. TRILOGI J Ilmu Teknol Kesehatan, dan Hum. 2023;4(3):191-202. doi:10.33650/trilogi.v4i3.6465
  12. Awaliyah E, Juniawati N, Prastitis K, A F, N F. Upaya Pencegahan Penyakit Diare Pada Anak Melalui Pendidikan Kesehatan Dan Tindakan Cuci Tangan Di RW 02 Kelurahan Slipi Jakarta Barat. J Kreat Pengabdi Kpd Masy. 2020;3:316-322. https://doi.org/10.1016/j.jnc.2020.125798%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.smr.2020.02.002%0Ahttp://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/810049%0Ahttp://doi.wiley.com/10.1002/anie.197505391%0Ahttp://www.sciencedirect.com/science/article/pii/B9780857090409500205%0Ahttp:
  13. Kementerian Kesehatan RI. Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Kasus Penyakit Diare dan ISPA. Kementeri Kesehat RI. 2018;1(1):1. https://www.kemkes.go.id/article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian-terbanyak-ke-2-di-indonesia.html
  14. Kementerian Kesehatan RI. Pentingnya Cuci Tangan dengan Sabun dan Cara Tepat Melakukannya. Alodokter. Published online 2022. https://www.alodokter.com/langkah-mudah-mencuci-tangan-dengan-benar#:~:text=Lotfi%2C M.%2C Hamblin,of Skin Rashes
  15. WHO. Water, sanitation and hygiene (WASH). World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/water-sanitation-and-hygiene-wash#tab=tab_1
  16. Maywati S, Gustaman RA, Riyanti R. Sanitasi Lingkungan Sebagai Determinan Kejadian Penyakit Diare pada Balita di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Gorontalo J Heal Sci Community. 2023;7(2):219-229. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/index
  17. Prüss-Ustün A, Bartram J, Clasen T, et al. Burden of Disease from Inadequate Water, Sanitation and Hygiene in Low- and Middle-income Settings: A retrospective analysis of data from 145 countries. Trop Med Int Heal. 2019;19(8):894-905. doi:10.1111/tmi.12329
  18. Effendi SU, Aprianti R, Angelia L. Hubungan Kualitas Air Bersih Dan Saluran Pembuangan Air Limbah (Spal) Dengan Kejadian Diare Pada Balita. J Sains Kesehat. 2022;29(2):19-27. doi:10.37638/jsk.29.2.19-27
  19. World Health Organization. Diarrhoeal disease. WHO. 2024;0. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
  20. Hammer CC, Brainard J, Hunter PR. Risk Factors and Risk Factor Cascades for Communicable Disease Outbreaks in Complex Humanitarian Emergencies: A qualitative systematic review. BMJ Glob Heal. 2018;3(4):1-10. doi:10.1136/bmjgh-2017-000647
  21. Klinik LPKA Kelas IIA Jakarta. Data Klinik LPKA Kelas IIA Jakarta (Tidak Dipublikasikan).; 2024.
  22. Sonia, Heryanto E, Oktavia L, Yustati E. Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kulit di UPTD Puskesmas Sekar Jaya Kabupaten Oku. Indones J Heal Med. 2024;2(1):39-42. https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/240/202
  23. Susilawati. Dampak Sanitasi Lingkungan terhadap Kesehatan Masyarakat di Wilayah Pesisir Kecamatan Medan Belawan. Zahra J Heal Med Res. 2023;3(3):222-229.
  24. Wardha E. Hubungan Hiegene dan Sanitasi Sel Tahanan dengan Kejadian Diare Pada Warga Binaan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tanjung Raja. Published online 2024.
  25. Hidayah AN. Hubungan Personal Hygiene dengan Keluhan Penyakit Kulit pada Santri di Pesantren Tahfiz Qurán Nurul Azmi Martubung. Dr Diss Univ Islam Negeri Sumatera Utara. Published online 2021.

Bahasa Abstract

Penyakit berbasis lingkungan seperti ISPA, diare, dan infeksi kulit masih banyak ditemukan di lingkungan dengan sanitasi buruk dan kebersihan diri yang rendah, termasuk di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene, kondisi sanitasi lingkungan, dan kepadatan hunian dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan pada warga binaan LPKA Kelas II Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 31 orang dan diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara lama masa tinggal dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan, diare, dan ISPA (p≤0,05). Disarankan adanya peningkatan edukasi terkait kebersihan diri dan perbaikan sanitasi lingkungan di LPKA guna menurunkan risiko penyakit.

Share

COinS