•  
  •  
 
Jurnal Middle East and Islamic Studies

Publication Ethics Statement

Publication Ethics

Pernyataan Etika Publikasi

Jurnal Middle East and Islamic Studies (MEIS) merupakan peer-review jurnal yang diterbitkan per semester (Januari – Juni dan Juli – Desember) oleh Universitas Indonesia dan dikelola oleh Program Studi Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam, Sekolah Kajian Stratejik dan Global. Dalam proses publikasinya, seluruh aspek terkait etika publikasi dalam jurnal ini mengacu pada Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah yang bersumber dari Committee of Publication Ethics (COPE). Pernyataan Etika Publikasi ini menjelaskan mengenai tugas, tanggung jawab dan etika semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan karya tulis dalam jurnal ini sebagai berikut:

Editor
Editor merupakan seseorang yang mengkoordinir peran dan fungsi pengarang, mitra bestari dan pengelola jurnal dalam proses publikasi karya tulis berdasarkan kaidah ilmiah dan etika. Secara lebih rinci, tugas, tanggung jawab dan etika seorang editor adalah sebagai berikut:

  1. Mempertemukan kebutuhan pembaca dan pengarang,
  2. Mengupayakan peningkatan mutu publikasi secara berkelanjutan,
  3. Menerapkan proses untuk menjamin mutu karya tulis yang dipublikasikan,
  4. Mengedepankan kebebasan berpendapat secara objektif,
  5. Memelihara integritas rekam jejak akademik pengarang,
  6. Menyampaikan koreksi, klarifikasi, penarikan dan permintaan maaf kepada pengarang apabila diperlukan,
  7. Bertanggung jawab terhadap gaya dan format karya tulis, sedangkan isi dan segala pernyataan karya tulis adalah tanggung jawab pengarang,
  8. Secara aktif meminta pendapat pengarang, pembaca, mitra bestari dan anggota dewan editor untuk meningkatkan mutu publikasi,
  9. Mendorong dilakukannya penilaian terhadap jurnal apabila ada temuan,
  10. Mendorong inisiatif untuk mengurangi kesalahan penelitian dan publikasi dengan meminta pengarang melampirkan formulir Klirens Etik yang sudah disetujui oleh Komisi Klirens Etik,
  11. Mendukung inisiatif untuk mendidik peneliti tentang etika publikasi,
  12. Mengkaji efek kebijakan terbitan terhadap sikap pengarang dan mitra bestari serta memperbaikinya untuk meningkatkan tanggung jawab dan memperkecil kesalahan,
  13. Memiliki pikiran terbuka terhadap pendapat baru atau pandangan orang lain yang mungkin bertentangan dengan pendapat pribadi,
  14. Tidak mempertahankan pendapat sendiri, pengarang atau pihak ketiga yang dapat mengakibatkan keputusan tidak objektif,
  15. Mendorong pengarang supaya dapat melakukan perbaikan karya tulis hingga layak terbit.

Mitra Bestari
Mitra bestari adalah seseorang yang membantu editor untuk menelaah secara kritis substansi karya tulis ilmiah sesuai dengan bidang kepakarannya. Secara lebih rinci, tugas, tanggung jawab dan etika seorang mitra bestari adalah sebagai berikut:

  1. Mendapat tugas dari editor untuk menelaah karya tulis dan menyampaikan karya tulis hasil penelaahan kepada editor sebagai bahan penentuan kelayakan karya tulis untuk diterbitkan,
  2. Karya tulis ditelaah secara tepat waktu sesuai gaya selingkung terbitan berdasarkan kaidah ilmiah (metode pengumpulan data, legalitas pengarang, kesimpulan dan lain-lain),
  3. Menelaah kembali karya tulis yang telah diperbaiki sesuai dengan standar yang telah ditentukan,
  4. Mendorong pengarang untuk melakukan perbaikan karya tulis dengan memberikan kritik dan saran,
  5. Menjaga privasi pengarang dengan tidak menyebarluaskan hasil koreksi,
  6. Tidak diperbolehkan melakukan telaah atas karya tulis yang melibatkan dirinya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pengarang
Pengarang adalah seseorang yang menuangkan hasil-hasil pemikiran dan/atau penelitian dan pengembangannya dalam bentuk karya tulis yang telah memenuhi persyaratan kaidah ilmiah dan etik. Secara lebih rinci, tugas, tanggung jawab dan etika seorang pengarang adalah sebagai berikut:

  1. Pengarang memastikan bahwa yang masuk dalam daftar pengarang memenuhi kriteria sebagai pengarang,
  2. Pengarang bertanggung jawab secara kolektif untuk pekerjaan dan isi artikel meliputi metode, analisis, perhitungan dan rinciannya,
  3. Pengarang menyatakan asal sumber daya (termasuk pendanaan) baik secara langsung maupun tidak langsung,
  4. Pengarang menjelaskan keterbatasan-keterbatasan dalam penelitian,
  5. Pengarang segera menanggapi komentar yang dibuat oleh para mitra bestari secara professional dan tepat waktu.
  6. Pengarang menginformasikan kepada editor jika akan menarik kembali karya tulisnya,
  7. Pengarang menghormati jika ada permintaan penerbit untuk tidak mempublikasikan hasil penemuan berupa wawancara atau melalui media publikasi lain sebelum dipublikasikan oleh penerbit,
  8. Pengarang menginformasikan kepada editor tentang (sejumlah) karya tulis yang merupakan bagian sebuah penelitian bertahap, multidisiplin dan berbeda perspektif.

Hal-hal lain terkait etika publikasi pada jurnal ini seluruhnya mengacu pada Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah.