•  
  •  
 

Abstract

The resignation of Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) from the Gerindra Party for opposing Gerindra's decision to support the bill on regional head elections (PILKADA) through the DPRD was no longer directly by the people, causing controversy among the people which also served as media for discussion. This study will look at how news framing from three online media, Liputan6.com Vivanews.com, and Metronews.com. The selection of these three online sites is based on media ownership. The substantive theory used to analyze is the theory of social construction of reality from Berger and Luckmann, and the theory of influence hierarchy from Shoemaker and Reese. The research method will use framing analysis from Robert N. Entman. The unit of analysis is reporting on the resignation of Ahok from the Gerindra Party on the three online news sites above when officially resigning on September 10 to September 17 2014. The result was that the three media were quite neutral in framing the case, although in the figure Ahok VivaNews looked more leads to negative, while Metronews is more positive. What is surprising is that Liputan6 gave so much attention to this issue, its advantages were Liputan6 raised from various angles and different sources.

Bahasa Abstract

Mundurnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Partai Gerindra karena menentang keputusan Gerindra yang mendukung RUU tentang pemilihan kepala daerah (PILKADA) melalui DPRD tidak lagi langsung oleh rakyat, menimbulkan kontroversi diantara masyarakat yang juga menjadi santapan media untuk dibahas. Penelitian ini akan melihat bagaimana pembingkaian berita dari tiga media online yaitu Liputan6.com Vivanews.com, dan Metronews.com. Pemilihan ketiga situs online ini berdasarkan kepemilikan media. Teori substantif yang digunakan untuk menganalisis adalah teori Konstruksi Sosial atas Realita dari Berger dan Luckmann, serta teori Hirarki Pengaruh dari Shoemaker dan Reese. Metode penelitian akan menggunakan analisis framing dari Robert N. Entman. Unit analisis adalah pemberitaan tentang mundurnya Ahok dari Partai Gerindra di ketiga situs berita online di atas mulai saat resmi mengundurkan diri yaitu pada 10 September hingga 17 September 2014. Hasilnya adalah ketiga media cukup netral dalam membingkai kasus ini, meski dalam mengangkat sosok Ahok VivaNews tampak lebih mengarah ke negatif, sementara Metronews lebih positif. Yang mengejutkan adalah Liputan6 yang memberi perhatian begitu besar tentang isu ini, kelebihannya adalah Liputan6 mengangkat dari berbagai angle dan narasumber yang berlainan.

Share

COinS