•  
  •  
 

Abstract

Aeromoniasis is a bacterial disease caused by Aeromonas hydrophila that affects fish and shrimps in ponds and aquariums. This is an ulcer disease that causes petechiae in scales of fish and may be fatal. It can cause economic loss if it is not treated with medication accompanied with improved sanitation. It affects numerous freshwater fish farms in East Java. A previous study has characterized an antigenic protein derived from the outer membrane protein of A. hydrophila. In order to perform sequencing of the DNA coding for this protein, we first conducted a study for isolating DNA fragments of A. hydrophila via four stages: cultivation and harvesting of bacterial cells, cell lysis, DNA purification, and the concentration of chromosomal DNA. The results will be used as a predictive immunogenic determinant by the method by Kolaskar and Tongaonkar.

Bahasa Abstract

Penyakit ini sering menyerang ikan dan udang di kolam atau akuarium. aeromonasis menunjukkan gejala klinis petechiae dalam skala dan menyebabkan kematian. Aeromonasis dapat menyebabkan kerugian ekonomi jika tidak diobati dengan pengobatan yang disertai dengan perbaikan sanitasi. Penyakit ini banyak menyerang peternakan ikan air tawar di Jawa Timur. Dalam penelitian sebelumnya telah berhasil mengkarakterisasi protein antigenik yang berasal dari OMP (protein membran luar) Aeromonas hydrophilla, oleh karena itu perlu dilakukan sequencing protein-coding DNA. Untuk mencapai tujuan tersebut kemudian dilakukan beberapa metode penelitian laboratorium eksploratif yaitu: Isolasi fragmen DNA Aeromonas hydrophilla melalui empat tahap, budidaya sel dan pemanenan sel bakteri, lisis sel, DNA Purification and Concentration chromosomal DNA. Hasilnya akan dijadikan prediktor imunogenik prediktif dengan metode Kolaskar dan Tongaonkar.

Share

COinS