•  
  •  
 

Abstract

Air transportation, as one of the most chosen transportation modes, is frequently susceptible to delays. Flight Delay Insurance offers a vital solution to mitigate the financial losses associated with this risk. Premium pricing is a key factor influencing the decision to purchase this insurance, particularly on Online Travel Agent (OTA) platforms where product offerings are often highly comparable. The aggregate loss method is employed herein to ascertain the net premium (or pure premium) price. The loss severity component (X) is modeled using an empirical distribution, while the loss frequency component (N) is modeled using a Negative Binomial distribution with parameters r =1.3719 and β =102.05. The resulting collective monthly pure premium is Rp 84,000,261, which constitutes 66.71% of the average monthly gross premium revenue earned by the observed OTA platform. Consequently, the pure premium per unit is determined to be Rp 45,649. This study offers a novel contribution by applying the aggregate loss model to empirical data from the Online Travel Agent (OTA) industry in Indonesia, aligned with the national passenger compensation regulatory framework to yield practically accurate premium estimations.

Bahasa Abstract

Transportasi udara, sebagai salah satu moda transportasi yang paling banyak dipilih, sering kali rentan terhadap keterlambatan. Asuransi Keterlambatan Penerbangan menawarkan solusi penting untuk memitigasi kerugian finansial yang terkait dengan risiko ini. Penetapan harga premi merupakan faktor kunci yang memengaruhi keputusan untuk membeli asuransi ini, terutama pada platform Agen Perjalanan Daring (Online Travel Agent - OTA) di mana penawaran produk sering kali sangat sebanding. Metode kerugian agregat (aggregate loss method) digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan harga premi bersih (atau premi murni). Komponen keparahan kerugian (X) dimodelkan menggunakan distribusi empiris, sedangkan komponen frekuensi kerugian (N) dimodelkan menggunakan distribusi Binomial Negatif dengan parameter r=1,3719 dan β=102,05. Premi murni bulanan kolektif yang dihasilkan adalah Rp84.000.261, yang mencakup 66,71% dari rata-rata pendapatan premi bruto bulanan yang diperoleh dari Perusahaan yang diteliti. Oleh karena itu, premi murni per unit ditentukan sebesar Rp45.649. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menerapkan model kerugian agregat pada data riil industri Online Travel Agent (OTA) di Indonesia, yang diselaraskan dengan kerangka regulasi kompensasi penumpang nasional untuk menghasilkan estimasi premi yang akurat secara praktis.

References

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). 2024. “Jawab Problematika Konsumen Transportasi Udara Di Indonesia, BPKN Kasih Solusi.” Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Retrieved March 4, 2025 (https://bpkn.go.id/beritaterkini/detail/jawab-problematika-konsumen-transportasi-udara-di-indonesia-bpkn-kasih-solusi2).

Badan Pusat Statistik. 2024. “Perkembangan Pariwisata Desember 2024.” Retrieved March 4, 2025 (https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/03/2407/kunjungan-wisatawan-mancanegara--wisman--pada-desember-2024-mencapai-1-24-juta-kunjungan--naik-8-72-persen-year-on-year--y-o-y--.html).

Databoks. 2022. “Keunggulan Layanan Online Travel Agent Menurut Responden.” Databoks. Retrieved March 16, 2025 (https://databoks.katadata.co.id/layanan-konsumenkesehatan/statistik/ba2fcb3451246ba/apa-keunggulan-layanan-onlinetravel-ini-pandangretan-konsumen).

David, Mihaela. 2015. “Auto Insurance Premium Calculation Using Generalized Linear Models.” Procedia Economics and Finance 20:147–56. doi: https://doi.org/10.1016/S2212-5671(15)00059-3.

Kececioglu, Dmitri B. 2022. Reliability & Life Testing Handbook, Volume 1. Pennsylvania: DEStech Publications, Inc.

Klugman, Stuart A., Harry H. Panjer, and Gordon E. Willmot. 2019. Loss Models: From Data to Decisions. 5th ed. USA: John Wiley & Sons, Inc.

Ministry of Transportation. 2015. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015 Tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal Di Indonesia.

Ministry of Transportation. 2024. Laporan Monitoring Capaian Kinerja Triwulan II 2024.

Pemerintah Pusat Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan.

Pemerintah Pusat Indonesia. 2015. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.

Siegrist, Kyle. 2025. Probability, Mathematical Statistics, and Stochastic Processes. LibreTexts.

Syafei, Ilham, Lambang Basri Said, and Adri. 2022. “Analisis Persepsi Kepuasan Pengguna Transportasi Udara Pada Bandar Udara Sultan Hasanuddin Kota Makassar.” Journal Flyover (JFO) 2(1):21–28.

Wolf, H. N. 2024. “Most Popular Online Travel Agencies among Consumers in Indonesia as of June 2023.” Statista. Retrieved March 15, 2025 (https://www.statista.com/statistics/1200620/indonesia-mostused-online-travel-agencies/)

Share

COinS