Abstract
Colorectal cancer (CRC) has a high prevalence both globally and in Indonesia, with projections of increasing cases as the prevalence of type 2 diabetes mellitus (T2DM) rises. The complex relationship between CRC and T2DM, including increased risk and complications from chemotherapy, has driven study into the potential of metformin as an anticancer agent, although the existing findings remain varied. This evidence-based case report (EBCR) aimsed to evaluate the role of metformin as a prognostic factor for the survival of CRC patients with T2DM. The journal search was conducted using four databases: PubMed, EBSCOhost, Scopus, and manual searching. By setting inclusion and exclusion criteria, followed by screening of titles and abstracts, 10 studies were included for review in the preparation of this EBCR. The ten studies reviewed are valid prognostic meta-analyses, showing that the use of metformin significantly improves survival in CRC patients with T2DM, with a hazard ratio (HR) ranging from 0.60 to 0.82, and better outcomes observed in the Asian population. Most of the studies also demonstrate clinically significant results in cancer-specific survival, although two studies were not statistically significant. The patient characteristics in these studies are similar to the patient of the case illustration, making the results of this EBCR applicable to these patients. Recent evidence shows that metformin can reduce the risk of death in CRC patients with T2DM, particularly in the early stages and with normal kidney and liver function. However, further studies are needed to confirm its effectiveness and safety before it can be widely recommended.
Bahasa Abstract
Kanker kolorektal (KKR) memiliki prevalensi tinggi baik secara global maupun di Indonesia, dengan proyeksi peningkatan kasus seiring dengan meningkatnya prevalensi diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Hubungan kompleks antara KKR dan DMT2, yang meliputi peningkatan risiko serta komplikasi akibat kemoterapi, mendorong penelitian tentang potensi metformin sebagai agen antikanker, meskipun hasil penelitian yang ada masih bervariasi. Laporan kasus berbasis bukti ini bertujuan mengevaluasi peran metformin sebagai faktor prognostik kelangsungan hidup pasien KKR dengan DMT2. Penelusuran jurnal dilakukan menggunakan empat database, yaitu PubMed, EBSCOhost, Scopus, dan pencarian manual. Dengan menetapkan kriteria inklusi dan eksklusi, dilanjutkan dengan skrining judul dan abstrak, diperoleh 10 studi yang diinklusikan untuk ditinjau dalam penyusunan literatur ini. Kesepuluh studi yang ditinjau adalah meta-analisis prognostik yang valid, menunjukkan bahwa penggunaan metformin secara signifikan meningkatkan kelangsungan hidup pada pasien KKR dengan DMT2, dengan hazard ratio (HR) antara 0,60 – 0,82, dan hasil yang lebih baik pada populasi Asia. Sebagian besar studi juga menunjukkan hasil signifikan secara klinis dalam kelangsungan hidup spesifik kanker, meskipun dua studi tidak signifikan secara statistik. Karakteristik pasien dalam studi ini serupa dengan pasien pada ilustrasi kasus, sehingga hasil EBCR ini dapat diterapkan pada pasien tersebut. Bukti terkini menunjukkan bahwa metformin dapat menurunkan risiko kematian pada pasien KKR dengan DMT2, terutama pada stadium awal dan dengan fungsi ginjal dan hepar yang baik, namun studi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya sebelum direkomendasikan secara luas.
Kata Kunci: diabetes mellitus tipe 2, kanker kolorektal, kesintasan, metformin
Recommended Citation
Djiu, Richie Jonathan and Wisnu, Wismandari
(2026)
"Pengaruh Metformin terhadap Prognosis Pasien Kanker Kolorektal dengan Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Laporan Kasus Berbasis Bukti,"
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia: Vol. 13:
Iss.
3, Article 6.
DOI: 10.7454/jpdi.v13i3.1790
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/jpdi/vol13/iss3/6