•  
  •  
 

Abstract

Prediabetes is a metabolic condition of impaired glucose homeostasis which results in elevated blood glucose levels. Besides the higher risk of developing diabetes, prediabetes is associated with increased risk of cancer, dementia, heart failures, and coronary artery disease. The common first line treatment regimen given to this group are healthy diet and aerobic exercise. However, some conditions might prevent patients from doing aerobic exercises therefore there is a need for alternatives. This evidence-based case report aims to evaluate the benefit of resistance training on HbA1c levels compared to control group (no exercise) in prediabetic adults. Literature search was conducted across several databases (PubMed, Cochrane, Scopus, and Wiley). Included articles are then critically appraised with the Oxford Center for Evidence-Based Medicine (CEBM) tool. Levels of evidence for each included study are assessed with the Oxford CEBM 2011 levels of evidence table.  Out of 658 studies screened, 15 studies were selected and 2 were included. A systematic review and meta-analysis found that resistance training with low-to-moderate load resulted in a significant reduction of HbA1c compared to the control group. A randomized controlled trial (RCT) also found significant reduction in HbA1c levels after 12 and 24 months of resistance training, compared to the control group. However, study found that resistance training with high load does not significantly reduce HbA1c levels. Current evidence supports the regimen of low-to-moderate resistance training (performed three times per week for 50-60 minutes per session at an intensity of 50-75% of one-repetition maximum) to lower HbA1c levels in adult prediabetic populations.

Bahasa Abstract

Prediabetes merupakan kondisi metabolik berupa gangguan homeostasis glukosa yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Selain risiko yang lebih tinggi untuk memburuk menjadi diabetes, prediabetes juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, demensia, gagal jantung, dan penyakit pembuluh koroner. Regimen intervensi lini pertama yang umumnya diberikan untuk pasien prediabetes adalah intervensi diet makanan dan olahraga aerobik. Namun, beberapa kondisi dapat menghalangi pasien untuk melakukan olahraga aerobik, sehingga dibutuhkan modalitas lain sebagai alternatif. Laporan kasus berbasis bukti  ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat latihan kekuatan otot terhadap kadar HbA1c darah dibandingkan dengan kelompok kontrol (tanpa olahraga) pada populasi dewasa dengan prediabetes. Pencarian literatur dilakukan pada beberapa basis data (PubMed, Cochrane, Scopus, dan Wiley). Literatur yang disertakan kemudian dinilai secara kritis menggunakan kerangka kerja Center for Evidence-Based Medicine (CEBM) Oxford. Bobot bukti untuk setiap studi yang disertakan dinilai menggunakan tabel Oxford CEBM 2011 levels of evidence. Dari 658 studi yang tersaring, 15 studi terpilih untuk disaring naskah lengkapnya, dan dua diantaranya diikutsertakan dalam laporan ini. Sebuah tinjauan sistematik dan meta-analisis menemukan bahwa latihan kekuatan otot dengan beban rendah hingga sedang menghasilkan penurunan kadar HbA1c yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sebuah studi uji acak terkontrol (randomized controlled trial/RCT) menemukan penurunan signifikan pada kadar HbA1c setelah 12 dan 24 bulan latihan kekuatan otot dibandingkan dengan kelompok kontrol. Meskipun demikian, studi  yang ada melaporkan bahwa latihan kekuatan otot dengan beban berat tidak dapat menurunkan kadar HbA1c secara signifikan. Penelitian-penelitian terkini mendukung program latihan kekuatan otot dengan beban rendah hingga sedang (tiga kali per minggu, selama 50-60 menit per sesi pada intensitas 50-75% dari one-repetition maximum) untuk menurunkan kadar HbA1c darah pada populasi dewasa dengan prediabetes.

Kata Kunci: HbA1c, latihan kekuatan otot, prediabetes

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.