•  
  •  
 

Abstract

Introduction. Sarcopenia is a geriatric syndrome marked by an age-related decline in muscle mass, which is affected by protein intake. Transthyretin is a visceral protein used to evaluate nutritional status and acts as a positive regulator of muscle mass. This study aimed to assess the difference in plasma transthyretin levels between elderly groups with and without sarcopenia.

Methods. This was an analytical observational study with a cross-sectional approach. Subjects were elderly patients who visited the Internal Medicine Polyclinic of Dr. M. Djamil Hospital Padang and met the inclusion and exclusion criteria from August to September 2024. Subjects were classified into sarcopenic and non-sarcopenic groups, followed by an examination of plasma transthyretin levels. Sarcopenia was diagnosed using bio-impedance analysis (BIA) measurement, handgrip strength with a Jamar hydraulic hand dynamometer, and physical performance with a walking speed test. Plasma transthyretin levels were measured using the enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) method. Comparative analysis was performed using the unpaired T-test using SPSS 29.0.

Results. Among total of 46 subjects who participated in this study, the majority of elderly individuals with sarcopenia were predominantly female. The mean plasma transthyretin level in the sarcopenic elderly group was 10.9 (3.3) mg/dL, while in the non-sarcopenic elderly group was 20.3 (2.5) mg/dL. Comparative analysis demonstrated a significant difference in plasma transthyretin levels between sarcopenic and non-sarcopenic elderly individuals (p < 0.001). Plasma transthyretin levels in the sarcopenic elderly group were lower compared to the non-sarcopenic elderly group.

Conclusion. There is a significant difference in plasma transthyretin levels between sarcopenic and non-sarcopenic elderly individuals.

Bahasa Abstract

Pendahuluan. Sarkopenia merupakan sindrom geriatri berupa penurunan massa otot akibat penuaan yang dipengaruhi oleh asupan protein. Transthyretin (TTR) adalah salah satu protein viseral yang digunakan untuk menilai status nutrisi dan berperan sebagai regulator positif massa otot. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar transthyretin plasma antara sarkopenia dan non-sarkopenia pada kelompok lanjut usia.

Metode. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian adalah pasien lanjut usia yang mengunjungi Poliklinik Penyakit Dalam RSUP dr. M. Djamil Padang dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dalam periode Agustus – September 2024. Subjek dibagi menjadi kelompok sarkopenia dan non-sarkopenia, kemudian dilakukan pemeriksaan kadar transthyretin plasma. Sarkopenia ditegakkan menggunakan pengukuran bio-impedance analysis (BIA), kekuatan genggaman tangan dengan jamar hydraulic hand dynamometer dan performa fisik dengan uji kecepatan berjalan. Kadar transthyretin plasma diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA). Uji komparatif dilakukan menggunakan uji T tidak berpasangan melalui SPSS 29.0.

Hasil. Dari 46 subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini, mayoritas lanjut usia sarkopenia didominasi oleh perempuan. Rerata kadar transthyretin plasma kelompok lanjut usia sarkopenia adalah 10,9 (3,3) mg/dL. Rerata kadar transthyretin plasma kelompok lanjut usia non-sarkopenia adalah 20,3 (2,5) mg/dL. Analisis komparatif menunjukkan terdapat perbedaan kadar transthyretin plasma yang signifikan antara sarkopenia dan non-sarkopenia pada lanjut usia (p <0,001). Kadar transthyretin plasma kelompok lanjut usia sarkopenia lebih rendah dibandingkan kelompok lanjut usia non-sarkopenia.

Kesimpulan. Terdapat perbedaan kadar transthyretin plasma yang signifikan antara sarkopenia dan non-sarkopenia pada lanjut usia.

Kata Kunci: Lanjut usia, sarkopenia, transthyretin, TTR

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.