•  
  •  
 

Abstract

Critical limb threatening ischemia (CLTI) is the most advanced stage of peripheral arterial diseases. Alternative treatment for claudication in CLTI patients is beraprost. We aim to review effectiveness and safety beraprost for relieve symptoms in CLTI. We conducted systematic literature searching using PubMed/MEDLINE, Embase, ProQuest, and Cochrane databases. Selected articles were examined for duplication and screened by abstract and title. Then, we appraised the articles based on the critical appraisal sheet from Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) University of Oxford. We found one systematic review-meta analysis (SR-MA) which involved 4,477 randomized participants. The results from this study are moderate quality evidence that prostanoids reduced rest pain (RR 1.30; 95%CI 1.06 – 1.59) and promoted ulcer healing (RR 1.24; 95%CI 1.04 – 1.48). In adult patients with CLTI and intermittent claudication as the primary complaint, vasodilator agents such as beraprost have a beneficial effect and a favorable therapeutic response. Numerous effects, including cardiovascular benefit, adverse events, resting pain relief, ulcer healing, outcome maximum walking distance (MWD), and pain-free walking distance, demonstrate the benefit (PFWD). The benefits of beraprost differ depending on the mechanism of action and pharmacokinetics of the drugs.

Bahasa Abstract

Critical limb threatening ischemia (CLTI) merupakan tahapan paling lanjut dari penyakit arteri perifer. Pilihan pengobatan untuk klaudikasio pada pasien CLTI antara lain adalah beraprost. Laporan ini disusun untuk meninjau efektivitas dan keamanan beraprost untuk pengobatan klaudikasio intermiten pada CLTI. Kami melakukan pencarian literatur secara sistematis menggunakan pangkalan data PubMed/MEDLINE, Embase, ProQuest, dan Cochrane. Artikel yang terpilih diperiksa untuk duplikasi dan disaring berdasarkan abstrak dan judul. Selanjutnya, dilakukan telaah kritis pada artikel berdasarkan critical appraisal sheet dari Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) Universitas Oxford. Didapatkan satu systematic review-meta analysis (SR-MA) yang melibatkan 4.477 peserta acak. Hasil studi tersebut adalah bukti tingkat sedang bahwa prostanoid mengurangi nyeri saat istirahat (RR 1,30; IK95% 1,06 – 1,59) dan meningkatkan penyembuhan ulkus (RR 1,24; IK95% C1,04 – 1 ,48). Pada pasien dewasa dengan CLTI disertai klaudikasio intermiten sebagai keluhan utama, agen vasodilator seperti beraprost memiliki efek menguntungkan dan respons terapeutik yang baik. Efek menguntungkan yang diberikan dapat dilihat dari manfaat kardiovaskular, kejadian efek samping, berkurangnya nyeri saat istirahat, penyembuhan pada ulkus, maximum walking distance (MWD), dan pain-free walking distance (PFWD). Manfaat beraprost berbeda tergantung pada mekanisme kerja dan farmakokinetik obat.

Kata Kunci: Beraprost, CLTI, klaudikasio intermiten

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.