•  
  •  
 

Abstract

Secara universal, kejadian penyakit merupakan inti permasalahan kesehatan masyarakat yang harus dicegah guna menampilkan wilayah yang sehat dan negara yang kuat. Kejadian penyakit merupakan fenomena yang bersandar pada basis wilayah yang mencakup ekosistem dalam dimensi ruang dan waktu Tulisan ini membahas kepentingan, makna, lokasi dan metoda manajemen penyakit berbasis wilayah. Asumsi dasar yang dianut adalah bahwa keberhasilan mengendalikan faktor risiko dan kejadian penyakit akan mampu meningkatkan dan memelihara kualitas kehidup masyarakat. Pembangunan kesehatan Wilayah dapat dilakukan dengan merujuk konsep MPBW dan rancangan SKK setiap wilayah pemerintahan otonom. Secara lebih terperinci, perlu disusun suatu pedoman MPBW kabupaten dan kota yang dapat dijadikan panduan oleh para perancang dan pelaksana. MPBW diharapkan dapat meningkatkan kesehatan penduduk di suatu Kabupaten Kota tertentu secara bertahap dan berkesinambungan. Terakhir dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa pelaksanaan MPBW harus menggunakan prinsip-prinsip Ilmu Kesehatan Masyarakat.

It is universally accepted that disease occurrence is the nucleus of public health problem and should be prevented to achieve healthy area and strong country. Disease occurrence is a phenomenon that is area-based and include ecosystem both spatial and temporal dimensions. This paper tries to explain the importance, meaning, location and method of area-based disease management. The important basic assumption is that the successful risk and disease control can increase ability to increase and maintain life quality of the people. Area-based development could be implemented by referring to MPBW concept and SKK design for each and every autonomous government. Furthermore, there is a need to develop MPBW guidelines in district level to be used by development designer and planner. It is expected that MPBW could improve community health in a district gradually and continuously. Last but not least, the implementation of MPBW should utilise Public Health sciences principles.

References

  1. Achmadi UF. Manajemen penyakit berbasis wilayah. Jakarta: Kompas; 2005.
  2. Susanna D. Dinamika penularan malaria, studi pada ekosistim persawahan, pegunungan dan ekosistim pantai [disertasi]. Depok: FKM UI; 2005.
  3. Achmadi UF. Manajemen penyakit berbasis wilayah. Jakarta: UI Press; 2008.
  4. Achmadi UF. Horison baru kesehatan masyarakat di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta; 2008.
  5. Achmadi UF. Paradigma kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja. Mimeograph: FKM UI;1987.
  6. Achmadi UF. Transformasi kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja di Indonesia. Pidato Pengukuhan Guru Besar UI. Depok: Dokumen Perpustakaan FKMUI; 1991.

Share

COinS