Abstract
Indonesia menghabiskan tiga dekade terbelenggu sebagai kelas menengah ke bawah sejak tahun 1993 hingga akhirnya naik menjadi kelas menengah ke atas pada tahun 2022. Kondisi ini menunjukkan keterdesakan Indonesia dalam menghadapi fenomena middle income trap. Dengan kekayaan alam sumber daya alam yang melimpah, terutama dalam sektor mineral, Indonesia pada periode pemerintahan Joko Widodo memanfaatkan kebijakan hilirisasi mineral sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan pendapatan negara. Kebijakan hilirisasi mineral tentu sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, Indonesia mengalami sejumlah tantangan dalam implementasinya sehingga diperlukan evaluasi kebijakan secara komprehensif dan keberlanjutan. Tim penulis akan menganalisis evaluasi dari implementasi kebijakan hilirisasi mineral di Indonesia pada masa pemerintahan Joko Widodo. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan sumber data sekunder, penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi mineral pada periode pemerintahan Joko Widodo telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam penerimaan negara, akan tetapi, belum mampu sepenuhnya membawa Indonesia untuk keluar dari ancaman middle income trap.
Recommended Citation
Prasetiani, Diajeng Nurrahayu; Anindya, Hannah Fadhilah; and Yoshe, Adine Sainandira
(2024)
"Strategi Menghadapi Middle Income Trap: Dampak Hilirisasi Mineral terhadap Pendapatan Negara Indonesia Era Joko Widodo,"
Indonesia Foreign Policy Review: Vol. 11:
Iss.
1, Article 37.
DOI: 10.5281/zenodo.14562414
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/ifpr/vol11/iss1/37