"Dampak Potensial Relokasi IKN: Konflik Sosial dan Terorisme Lintas Bat" by Azaria Putri Illona, Kinanthya Anugrahing Gusti et al.
  •  
  •  
 

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, yang diumumkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2019, membawa berbagai dampak potensial yang perlu dianalisis secara mendalam. Meskipun agenda ini berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan, proses pemindahan membuka kemungkinan munculnya banyak permasalahan diantaranya potensi konflik sosial berkepanjangan antara masyarakat lokal dan pendatang serta resiko munculnya gerakan terorisme lintas batas akibat kedekatan geografis Kalimantan Timur dengan basis area jaringan teroris di Asia Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi konflik sosial dapat diredam menggunakan pendekatan peace building. Sementara itu, terdapat 3 (tiga) gagasan untuk meminimalisir resiko munculnya terorisme lintas batas, yakni integralisasi pemberantasan dan pencegahan terorisme dibawah komando Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), kolaborasi antarnegara yang masuk dalam area lalu lintas terorisme, serta optimalisasi program rehabilitasi bagi ex pelaku terorisme. Simpulan yang diperoleh bahwa perhatian terhadap isu-isu sosial dan keamanan harus menjadi prioritas dalam perencanaan dan pelaksanaan pemindahan IKN agar dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi seluruh warga negara.

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.