Abstract
Background. The prevalence of adolescent smokers aged 10–18 in Indonesia increased from 7.2% in 2013 to 9.1% in 2018. Approximately 70 million people in the country are active smokers, with 7.4% of them aged 10–18 years.
Aim. This study aims to investigate the association between knowledge, attitude and subjective norms with smoking status among students at a public junior high school in Samarinda.
Method. This study uses a cross-sectional design with a quantitative approach. A total of 159 respondents were randomly selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through interviews using a structured questionnaire and analyzed using the contingency coefficient correlation test.
Result. A total of 23.9% respondents were identified as smokers, comprising 78.9% males and 21.8% female. Most had high knowledge levels (58.5%), positive attitude toward non-smoking behavior (57.2%), and supportive subjective norms (63.8%). Bivariate revealed statistically significant associations between smoking status and both attitude and subjective norms, while knowledge showed no significant association. The study recommends strengthening anti-smoking education, reinforcing family and school roles, and promoting sustained cross-sectoral collaboration.
References
- Indonesia KKR. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) [Internet]. Kementerian Kesehatan RI. 2023. 1–964 p. Available from: https://drive.google.com/file/d/1SAomJxUTXwlSzsRrGJfRPxzV3ZzypaRU/view
- Kurniawan B, Ayu MS. Analisis Pengetahuan dengan Perilaku Merokok pada Remaja. JUMANTIK (Jurnal Ilm Penelit Kesehatan). 2023;8(2):101.
- Hasanah U, Hayati Z. Analisis Faktor Risiko Perilaku Merokok pada Usia Remaja: Literatur Review. Syntax Lit ; J Ilm Indones. 2022;7(1):474.
- Wati SH, Bahtiar, Anggraini D. Dampak Merokok Terhadap Kehidupan Sosial Remaja (Studi di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Neo Soc [Internet]. 2018;3(2):503–9. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7556065%0Ahttp://www.pubmedcentral.nih.gov/articlerender.fcgi?artid=PMC394507%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.humpath.2017.05.005%0Ahttps://doi.org/10.1007/s00401-018-1825-z%0Ahttp://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27157931
- Nurjannah D, Oktavia Hidayati N, Shalahuddin I. Gambaran Pengetahuan, Sikap Tentang Rokok, dan Status Perokok pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tanjungsari Kabupaten Sumedang. J Kesehat. 2023;16(3):213–23.
- Susilawati R, Pratiwi F, Adhisty Y. Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Disminorhoe terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Mengena Disminorhoe di Kelas XI SMAN 2 Banguntapan Effect of Health Education Level of Knowladge about Disminorhoe teen Prinvess Disminorhoe on in Class XI SMAN 2. Jurnal. 2019;3(2):37–54.
- Laoli J, Lase D, Waruwu S. Analisis Hubungan Sikap Pribadi Dan Harmonisasi Kerja Pada Kantor Kecamatan Gunungsitoli Alo’Oa Kota Gunungsitoli. J Ilm Simantek. 2022;6(4):145–51.
- Riyadi S. Norma Subyektif Dan Niat Berpengaruh Terhadap Perilaku Merokok Remaja Di Yogyakarta. J Ilm Kesehat Keperawatan. 2020;16(1):08.
- Firmansyah D, Saepuloh D. Social Learning Theory: Cognitive and Behavioral Approaches. J Ilm Pendidik Holistik [Internet]. 2022;1(3):297–324. Available from: https://journal.formosapublisher.org/index.php/jiph/index
- Sulhan NAA, Ardaniah NH, Nasrullah N, Rahmadi MS. Periodisasi Perkembangan Anak Pada Masa Remaja: Tinjauan Psikologi. Behav J Pendidik Bimbing Konseling dan Psikol. 2024;1(1):9–36.
- Shofa MLS, Heri Saptadi Ismanto, Agus Setiawan. Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja Di Desa Kebonsari Kecamatan Rowosari. J Bimbing Konseling dan Psikol. 2024;4(1):11–9.
- Nurarifah, Sukmawati. Perspektif Remaja tentang Dampak Kebiasaan Merokok; Sebuah Tantangan. J Penelit Kesehat Suara Forikes. 2024;15(20):242–50.
- Suri M, Putri VS, Lastari TH. Hubungan Pengetahuan tentang Bahaya Merokok dengan Perilaku Merokok pada Remaja Putra di SMPN 06 Kota Jambi. J Akad Baiturrahim Jambi. 2023;12(1):139.
- Kristiani E, Ricky DP. Gambaran Dukungan Keluarga dan Pengaruh Teman Sebaya terhadap Perilaku Merokok Remaja. J Penelit Perawat Prof. 2023;5(3):897–904.
- Yasmeen T, Sultana R, Khatoon T, Riaz S. Effect of Passive Smoking during Pregnancy on Birth Weight of Neonates. Pakistan J Med Heal Sci. 2022;16(5):724–6.
- Sudiarti PE, Z.R Z, Safitri DE. Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Kejadian Ispa Pada Remaja Di Sman 1 Kampar. J Ners. 2023;7(1):753–6.
- Roza S, Nopriani Y. Hubungan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia. J Kesehat Tambusai [Internet]. 2024;5(1):2223–5. Available from: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/26127
- Siahaan JGL, Siregar HK, Pangaribuan SM, Siringoringo L. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Merokok Pada Remaja di SMAN 2 Tambun Utara. J Keperawatan Cikini. 2024;5(2):151–9.
- Oxa MG, Prasanti N hendrata, Kusumo A ratna, Izzah I, Azizah A nur, Purnama D fanisya, et al. Identifikasi Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Merokok pada Anak di Bawah Umur di Indonesia. J Farm Komunitas. 2022;9(1):81–6.
- Aulya R, Herbawani CK. Analisis Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap Perilaku Merokok Di Smp X. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;6(1):983–90.
- Trisnadewi E, Sasmiati S, Angelia I, Edison, Indriani S. Hubungan Sikap Dan Pengaruh Dari Teman Sebaya Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Laki Laki Di Smp N 8 Kota Sungai Penuh Kabupaten Kerinci. Behav Sci J. 2024;2(1).
- Solihin, Nyorong M, Maya Sari Siregar D. Perilaku Merokok pada Remaja dan Faktor Penyebabnya di SMA 2 dan SMK 8 Muhammadiyah Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang The Smoking Behavior of Adolescents and its Causal Factors in SMA 2 and SMK 8 Muhammadiyah Tanjung Sari, Medan Selayang Sub-district. J Ilmu dan Teknol Kesehat Terpadu (JITKT [Internet]. 2023;3(1):21–30. Available from: https://ejurnal.poltekkes-tanjungpinang.ac.id/index.php/jkstl/article/download/74/57
- Aulia M, Samad S, Latif S. Perilaku Merokok Pada Perempuan : Studi Kasus pada. PINISI J Art, Humanit Soc Stud. 2023;3(1):212–24.
Bahasa Abstract
Latar Belakang. Prevalensi perokok remaja usia 10-18 tahun meningkat dari 7.2% pada 2013 menjadi 9.1% pada 2018. Di Indonesia, jumlah perokok aktif mencapai sekitar 70 juta perokok aktif dengan 7.4% diantaranya berusia 10-18 tahun.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan norma subjektif dengan status merokok pelajar di sebuah SMP Negeri di Kota Samarinda
Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 159 responden terpilih secara acak melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data di kumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi koefisien kontingensi
Hasil. Sebanyak 23.9% responden merupakan perokok, terdiri atas 78.9% laki-laki dan 21,8% perempuan. Mayoritas responden memiliki pengetahuan tinggi (58.5%), sikap positif terhadap perilaku tidak merokok (57.2%) dan norma subjektif yang mendukung perilaku tidak merokok (63.8%). Uji bivariat menunjukkan bahwa variabel sikap dan variabel norma subjektif memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan status merokok. Sementara itu variabel pengetahuan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status merokok. Perlu peningkatan edukasi tentang bahaya asap rokok dan dampak bagi perokok pasif, penguatan peran keluarga dan dukungan sekolah dalam pencegahan merokok serta kolaborasi lintas sektor terkait yang berkelanjutan.
Recommended Citation
Ansyari, Alya Putri; Rohmah, Nur; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annissa; and Agustini, Rina Tri
(2025)
"Social Learning Theory dan Status Merokok Pelajar SMP Negeri,"
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior: Vol. 7:
Iss.
2, Article 3.
DOI: 10.47034/ppk.v7i2.1154
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/ppk/vol7/iss2/3