Abstract
This study addresses the prevalent issue of unethical user behavior towards library collections, which threatens their preservation. The main objective is to analyze the forms and underlying causes of these behaviors at the Library and Archives Service (Dispusip) of North Sumatra Province. This research employs a qualitative case study approach, utilizing direct observation, photographic documentation, and brief interviews as its methods. The results indicate a significant occurrence of unethical practices, such as page-folding (dog-earing), underlining or scribbling on pages, and mis-shelving books. These actions are categorized as “covert vandalism” and a lack of systemic awareness, stemming from a low sense of ethical responsibility among some users. Furthermore, the library’s efforts to foster user ethics are undermined by inconsistent policy communication, creating potential confusion. The study concludes that a gap exists between preservation goals and the cultivation of user ethics, recommending a shift towards proactive, consistent user education and harmonized policy communication.
Bahasa Abstract
Penelitian ini membahas masalah umum perilaku pengguna yang tidak etis terhadap koleksi perpustakaan, yang mengancam kelestariannya. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bentuk-bentuk dan penyebab mendasar dari perilaku-perilaku tersebut di Layanan Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap tiga informan yang terdiri dari dua pemustaka dan satu pustakawan. Hasil penelitian menunjukkan adanya praktik tidak etis yang signifikan, seperti melipat halaman (dog-earing), menandai atau mencoret-coret halaman, dan menempatkan buku di rak yang salah. Tindakan-tindakan ini dikategorikan sebagai “vandalisme tersembunyi” dan kurangnya kesadaran sistemik, yang berasal dari rendahnya rasa tanggung jawab etis di kalangan sebagian pengguna. Selain itu, upaya perpustakaan untuk menumbuhkan etika pengguna terkendala oleh komunikasi kebijakan yang tidak konsisten, yang berpotensi menimbulkan kebingungan. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara tujuan pelestarian dan pembinaan etika pengguna, merekomendasikan pergeseran menuju pendidikan pengguna yang proaktif dan konsisten serta komunikasi kebijakan yang terpadu.
References
Agarwal, Dr. R., Rao, Dr. S. S. S., Singh, Dr. M., Singh, Dr. R., & Ramesh, Dr. E. (2025). Exploring the Ethics of Information Management in Libraries: Privacy, Copyright, and Intellectual Freedom. International Journal of Environmental Sciences, 7873–7880. https://doi.org/10.64252/h0vcpm64
Amalia, D. R. (2012). Persepsi Pemustaka pada Layanan Sirkulasi (Umum atau Dewasa) di Perpustakaan Daerah Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 1(1), 119–128. https://doi.org/10.14710/jip.v1i1.119-128
Aulia, V., Rodin, R., & Amrullah, A. K. (2024). Urgensi Implementasi Kode Etik Pustakawan di Era Digital. Jurnal Perpustakaan Dan Informasi, 6(1). https://ejournal.unib.ac.id/japri/article/view/31450/
Bernstein, M. (1998). Patterns of hypertext. Proceedings of the Ninth ACM Conference on Hypertext and Hypermedia : Links, Objects, Time and Space---Structure in Hypermedia Systems Links, Objects, Time and Space---Structure in Hypermedia Systems - HYPERTEXT ’98, 21–29. https://doi.org/10.1145/276627.276630
Bhekti, T. O., Bety, B., & Misroni, M. (2020). Hubungan Behavioral Intention (Niat Perilaku) dengan Perilaku Vandalisme Pada Koleksi Textbook di UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang. TADWIN : Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 1(1), 44–49. https://doi.org/10.19109/tadwin.v1i1.5791
Cahyani, R. G., & Khadijah, U. L. S. (2023). Kegiatan preservasi koleksi di Perpustakaan Institut Teknologi Nasional. Informatio: Journal of Library and Information Science, 3(2), 139. https://doi.org/10.24198/inf.v3i2.46665
Diana, M., Teguh, & Saputra, A. H. (2024). Pengaruh Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Perepustakaan dan Sains Informasi Universitas Terbuka Terhadap Perilaku Pencarian InformasiMustika Diana. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 8(1), 65–74.
IFLA. (2019). IFLA Code of Ethics for Librarians and other Information Workers. International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA). https://www.ifla.org/files/assets/faife/publications/IFLA%20Code%20of%20Ethics%20-%20Long_0.pdf
IPI. (2019). Kode Etik Pustakawan Indonesia. Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI). https://ikatanpustakawanindonesia.wordpress.com/kode-etik/
Nasution, M. N., Ritonga, S., & Purwaningtyas, F. (2023). Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka (Generasi Baby Boomers) Menggunakan Teori David Ellis Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(1), 931–936. https://doi.org/10.56832/edu.v3i1.338
Nurhayati, A. (2018). Perkembangan Perpustakaan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masyarakat. UNILIB : Jurnal Perpustakaan, 9(1). https://doi.org/10.20885/unilib.vol9.iss1.art3
Nurrahmi, N., Munandar, R. A., & Asnawi, A. (2023). Pencegahan Bibliocrime sebagai Upaya Preventif Pelestarian Koleksi (Evaluasi pada Perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia). Jurnal Adabiya, 25(1), 90. https://doi.org/10.22373/adabiya.v25i1.16789
Oktaviani, T., & Nabila, J. (2023). Upaya Perpustakaan Dalam Menghadapi Tindakan Vandalisme Bahan Pustaka Di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota. Ilmu Informasi Perpustakaan Dan Kearsipan, 11(2), 153. https://doi.org/10.24036/124904-0934
Prayitno, D. E., & Masrurah, R. M. (2022). Manajemen Koleksi Perpustakaan UHW Perbanas Surabaya. Jurnal Pustaka Ilmiah, 8(1), 07. https://doi.org/10.20961/jpi.v8i1.62006
Rusnianasari, R., Agustina, S., & Rusmono, D. (2020). Analisis Faktor Pendorong Tindakan Bibliocrime pada Perpustakaan. EDULIB: Journal of Library and Information Science, 10(1), 103–112.
Soetjiatie, L. (2015). Pengguna Perpustakaan di Era Digital dalam Perspektif Fenomenologi. Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal, 2(3), 40–59.
Suhaila, & Rachman, Y. B. (2017). Perilaku Pemustaka dalam Memperlakukan Koleksi Perpustakaan: Studi Kasus di Perpustakaan Universitas Indonesia. Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, Dan Kearsipan, 19(2).
Wanda, D. G., Yusuf, A. M. A., & Prijana, P. (2024). Book Vandalism in the Library of the Faculty of Communication Sciences at Padjadjaran University. JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi Dan Komunikasi Kepustakawanan, 14(2), 128–135. https://doi.org/10.20473/jpua.v14i2.2024.128-135
Wardhana, A. W. P., & Lawanda, I. I. (2024). Tren Penelitian Etika dan Hak Cipta dalam Perpustakaan: Analisis Bibliometrik. Media Pustakawan, 31(1), 44–59. https://doi.org/10.37014/medpus.v31i1.5145
Yuliana, L., -, P., & Sa’diyah, L. (2020). Bibliocrime: Bentuk dan Penanggulangan Pada Koleksi Buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau. JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi Dan Komunikasi Kepustakawanan, 10(2), 116. https://doi.org/10.20473/jpua.v10i2.2020.116-127
Yusuf, J. (2021). Information Ethics Compliance and Ser Information Ethics Compliance and Service Deliv vice Delivery by Librarians in Universities: A Review . Library Philosophy and Practice (e-Journal).
Recommended Citation
Zakira, Annisa Intan; Kharin, Haura Laudya; Maulina, Dina; Ajiziah, Zahrah; Ramadhani, Sri; and Sembiring, Cherin Pebina
(2026)
"Etika dan Vandalisme Terselubung dalam Pemanfaatan Koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Utara,"
Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan: Vol. 28:
No.
1, Article 6.
DOI: 10.7454/JIPK.v28i1.1165
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/jipk/vol28/iss1/6





