Abstract
Natural disasters in Central Sulawesi in 2018 damaged the onion and cocoa farming sectors, which are the main sources of livelihood for the local communities. Post-disaster economic recovery requires sustainable empowerment programs, such as access to capital, agricultural technology, and training to enhance farmers’ capacity. BAZNAS collaborated with PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) through SMI’s CSR program to implement an empowerment initiative for onion farmers in Guntarano Village (Tanantovea Subdistrict, Donggala Regency) and Duyu Subdistrict (Tatanga Subdistrict, Palu City), as well as cocoa farmers in Tuva Village (Gumbasa Subdistrict, Sigi Regency), areas affected by the Central Sulawesi earthquake. This study examines the sustainable recovery strategies through this empowerment program. Using a qualitative case study approach, data were collected through documentation, interviews, focus group discussions, and field observations in the three affected areas: Guntarano, Duyu, and Tuva. The results show that the empowerment program significantly improved farmers' economic conditions, skills, social capital, and well-being, while also promoting environmentally friendly practices such as the use of organic fertilizers and waste management. Community participation, capacity building, and cross-sector collaboration were key factors in the program’s success and sustainability. This study highlights the importance of structured empowerment models, reliable field facilitators, and inclusive policy support to ensure the long-term resilience of farming communities in disaster-prone areas.
References
Arfah, S. Y. C., Sultan, H., & Abubakar, I. (2021). Perubahan Orientasi Keberfungsian Lahan Dan Nilai Sosial Petani Pasca Gempa Dan Likuifaksi Di Sulawesi Tengah. Agrihumanis: Journal Of Agriculture And Human Resource Development Studies, 2(1), Article 1. Https://Doi.Org/10.46575/Agrihumanis.V2i1.95
Arfan, A. A., & Asrawaty, A. (2018). Pkm Pemberdayaan Petani Bawang Merah Lokal Palu Melalui Penerapan Model Slpht Di Desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Abditani, 1, 14–19. Https://Doi.Org/10.31970/Abditani.V1i0.8
Arfan, A., Asrawaty, A., & Noer, H. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Petani Kakao Terdampak Bencana Alam Gempa Bumi Di Desa Saloya Kecamatan Sindue Tombusabora Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Abditani, 3(1), Article 1. Https://Doi.Org/10.31970/Abditani.V2i0.39
Arjanto, D. (2023, September 29). Tsunami Dan Gempa Palu Donggala 2018 Dalam Angka: Korban, Daya Rusak, Dan Lainnya. Tempo. Https://Nasional.Tempo.Co/Read/1777905/Tsunami-Dan-Gempa-Palu-Donggala-2018-Dalam-Angka-Korban-Daya-Rusak-Dan-Lainnya
BPS Sulawesi Tengah, B. P. S. P. S. (2021). Analisis Isu Terkini Potret Sosioekonomi Dan Pemulihan Ekonomi Sulawesi Tengah Pada Masa Pandemi Covid-19 2021. Https://Sulteng.Bps.Go.Id/Id/Publication/2021/12/30/E0fecc70caebb98f76cacc86/Analisis-Isu-Terkini-Potret-Sosioekonomi-Dan-Pemulihan-Ekonomi-Sulawesi-Tengah-Pada-Masa-Pandemi-Covid-19-2021.Html
Fauzi, M., & Mussadun. (2021). Dampak Bencana Gempabumi Dan Tsunami Di Kawasan Pesisir Lere Kota Palu. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 17.
Hanjarwati, A. (2020). Resiliensi Penyandang Paraplegia: Korban Bencana Gempa Bumi Di Kabupaten Bantul. Cv. Mahata.
Marseva, A. D., Putri, E. I. K., & Ismail, A. (2016). Analisis Faktor Resiliensi Rumah Tangga Petani Dalam Menghadapi Variabilitas Iklim. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 17(1). Https://Doi.Org/10.21002/Jepi.V17i1.02
Neuman, W. L. (2014). Basics Of Social Research: Qualitative & Quantitative Approaches (Third Edition, Pearson New International Edition). Pearson.
Novita Wahyu Setyowati & Dewi Sri Woelandari. (2021). Strategi Pemberdayaan Dan Pengembangan Ekonomi Di Daerah Pascabencana. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Manajemen, 17(2), 83–92. Https://Doi.Org/10.31599/Jiam.V17i2.546
Pasaribu, L. P., Apsari, N. C., & Sulastri, S. (2023). Kolaborasi Penta Helix Dalam Penanganan Pascabencana Gempa Bumi. Share : Social Work Journal, 13(1), 140–149. Https://Doi.Org/10.24198/Share.V13i1.47909
Sen, A. (2001). Development As Freedom (1. Ed., 6th Print). Alfred A. Knopf.
Tondi, K. M. (2019). Deskripsi Dampak Gempa Bumi Dan Likuifaksi Terhadap Petani Di Desa Jono Oge Kabupaten Sigi Propinsi Sulawesi Tengah. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 26(2), Article 2. Https://Doi.Org/10.22487/Agrolandnasional.V26i2.987
Woolcock, M. (1998). Social Capital And Economic Development: Toward A Theoretical Synthesis And Policy Framework. Theory And Society, 27(2), 151–208. Https://Doi.Org/10.1023/A:1006884930135
Bahasa Abstract
Bencana alam di Sulawesi Tengah pada tahun 2018 merusak sektor pertanian bawang dan cokelat, yang merupakan sumber utama penghidupan masyarakat setempat. Pemulihan ekonomi pascabencana memerlukan program pemberdayaan yang berkelanjutan, seperti pemberian akses modal, teknologi pertanian, dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas petani. BAZNAS berkolaborasi dengan PT Sarana Multi Infrastukrutur (SMI) melalui program CSR PT SMI yaitu program pemberdayaan petani bawang Desa Guntarano Kec.Tanantovea Kab. Donggala dan Kel. Duyu Kec. Tatanga Kota Palu, serta petani cokelat di Desa Tuva Kec. Gumbasa Kab. Sigi sebagai wilayah yang terdampak bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah. Penelitian ini mengkaji bagaimana strategi pemulihan berkelanjutan melalui program pemberdayaan tersebut. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus, dan observasi lapangan di tiga wilayah terdampak: Guntarano, Duyu, dan Tuva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan ini secara signifikan meningkatkan kondisi ekonomi, keterampilan, modal sosial, dan kesejahteraan petani, serta mendorong praktik ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik dan pengelolaan limbah. Partisipasi komunitas, penguatan kapasitas, dan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor kunci keberhasilan dan keberlanjutan program. Penelitian ini menekankan pentingnya model pemberdayaan yang terstruktur, fasilitator lapangan yang andal, dan dukungan kebijakan inklusif untuk menjamin ketahanan jangka panjang masyarakat petani di wilayah rawan bencana.
Recommended Citation
Apriani, Resti Mirza
(2025)
"Strategi Pemulihan Berkelanjutan melalui Program Pemberdayaan: Studi pada Petani Bawang dan Coklat di Wilayah Pascabencana Sulawesi Tengah,"
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial: Vol. 26:
No.
1, Article 1.
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/jiks/vol26/iss1/1

