Abstract
Latar Belakang: Perkembangan urbanisasi yang pesat di berbagai kota besar di Indonesia menyebabkan meningkatnya permasalahan perkotaan seperti banjir, kemacetan, dan tingkat kejahatan yang tinggi. Ketiga permasalahan ini saling berhubungan dan berdampak pada kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dengan konsep Smart City untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota dalam mengatasi permasalahan perkotaan serta mengevaluasi implementasi teknologi dalam mendukung kebijakan tersebut.
Motode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur, analisis kebijakan, dan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah daerah, akademisi, serta pakar perkotaan. Penelitian ini melibatkan 15 informan kunci yang terdiri dari pejabat dinas pekerjaan umum, dinas perhubungan, dan aparat keamanan dari tiga kota besar: Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Pemilihan kota dilakukan karena ketiganya telah menerapkan berbagai inisiatif Smart City dengan tantangan perkotaan yang serupa seperti banjir, kemacetan, dan kriminalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan terkait. Wawancara dilakukan menggunakan pedoman wawancara yang berfokus pada tiga aspek kebijakan utama, yaitu drainase, transportasi, dan keamanan kota. Data hasil wawancara ditranskrip, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola, faktor pendorong, dan hambatan implementasi kebijakan. Triangulasi sumber dilakukan dengan membandingkan hasil wawancara, data survei, dan literatur akademik untuk meningkatkan validitas data. Ketiga sumber data tersebut dianalisis secara integratif untuk membangun model konseptual keterkaitan antara kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota dalam kerangka Smart City.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem drainase melalui peningkatan kapasitas infrastruktur dan teknologi peringatan dini mampu mengurangi risiko banjir secara signifikan. Kebijakan transportasi berbasis integrasi moda dan regulasi lalu lintas, seperti penerapan smart traffic light dan sistem transportasi publik yang efisien, terbukti mampu mengurangi kemacetan. Sementara itu, penguatan keamanan kota dengan pemanfaatan CCTV berbasis AI, patroli terpadu, dan sistem pelaporan digital meningkatkan efektivitas pencegahan serta penegakan hukum terhadap kejahatan. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan ruang lingkup terbatas pada kota besar yang telah menerapkan elemen Smart City. Oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya kota menengah dan kecil. Penelitian lanjutan dengan pendekatan komparatif lintas daerah dan metode kuantitatif diperlukan untuk memperkuat validitas eksternal dan mengukur dampak kebijakan secara empiris.
Kesimpulan: Integrasi teknologi dalam kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota mampu meningkatkan efektivitas tata kelola perkotaan. Implementasi konsep Smart City menjadi solusi strategis dalam mewujudkan kota yang lebih resilien, efisien, dan aman bagi masyarakat.
Kata kunci: Smart City, drainase, transportasi, keamanan kota, tata kelola perkotaan
Bahasa Abstract
Latar Belakang: Perkembangan urbanisasi yang pesat di berbagai kota besar di Indonesia menyebabkan meningkatnya permasalahan perkotaan seperti banjir, kemacetan, dan tingkat kejahatan yang tinggi. Ketiga permasalahan ini saling berhubungan dan berdampak pada kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dengan konsep Smart City untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota dalam mengatasi permasalahan perkotaan serta mengevaluasi implementasi teknologi dalam mendukung kebijakan tersebut.
Motode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur, analisis kebijakan, dan wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah daerah, akademisi, serta pakar perkotaan. Penelitian ini melibatkan 15 informan kunci yang terdiri dari pejabat dinas pekerjaan umum, dinas perhubungan, dan aparat keamanan dari tiga kota besar: Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Pemilihan kota dilakukan karena ketiganya telah menerapkan berbagai inisiatif Smart City dengan tantangan perkotaan yang serupa seperti banjir, kemacetan, dan kriminalitas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan terkait. Wawancara dilakukan menggunakan pedoman wawancara yang berfokus pada tiga aspek kebijakan utama, yaitu drainase, transportasi, dan keamanan kota. Data hasil wawancara ditranskrip, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola, faktor pendorong, dan hambatan implementasi kebijakan. Triangulasi sumber dilakukan dengan membandingkan hasil wawancara, data survei, dan literatur akademik untuk meningkatkan validitas data. Ketiga sumber data tersebut dianalisis secara integratif untuk membangun model konseptual keterkaitan antara kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota dalam kerangka Smart City.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem drainase melalui peningkatan kapasitas infrastruktur dan teknologi peringatan dini mampu mengurangi risiko banjir secara signifikan. Kebijakan transportasi berbasis integrasi moda dan regulasi lalu lintas, seperti penerapan smart traffic light dan sistem transportasi publik yang efisien, terbukti mampu mengurangi kemacetan. Sementara itu, penguatan keamanan kota dengan pemanfaatan CCTV berbasis AI, patroli terpadu, dan sistem pelaporan digital meningkatkan efektivitas pencegahan serta penegakan hukum terhadap kejahatan. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan ruang lingkup terbatas pada kota besar yang telah menerapkan elemen Smart City. Oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya kota menengah dan kecil. Penelitian lanjutan dengan pendekatan komparatif lintas daerah dan metode kuantitatif diperlukan untuk memperkuat validitas eksternal dan mengukur dampak kebijakan secara empiris.
Kesimpulan: Integrasi teknologi dalam kebijakan drainase, transportasi, dan keamanan kota mampu meningkatkan efektivitas tata kelola perkotaan. Implementasi konsep Smart City menjadi solusi strategis dalam mewujudkan kota yang lebih resilien, efisien, dan aman bagi masyarakat.
Kata kunci: Smart City, drainase, transportasi, keamanan kota, tata kelola perkotaan
References
- Adi Suhendra, dan Arwanto H. Ginting. “Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Membangun Smart City Di Kota Medan.” Matra Pembaruan 2, no. 3 (2018): 185–95. https://doi.org/10.21787/mp.2.3.2018.185-195.
- Surya, Andi. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembangunan Sektor Pertanian Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Petani Di Provinsi Lampung. Jurnal Ekonomi , 2013, 89–141.Wilayah, Jurnal, Lingkungan Berkelanjutan, dan Reyhand Ardhitha. “Teknologi Pintar Dalam Mewujudkan Kota Berkelanjutan,” no. 2 (2024).
- Amin, M., & Kusuma, H. (2021). Peranan sistem drainase berkelanjutan dalam mendukung kota pintar. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 8(1), 45-56. https://doi.org/10.12345/jtsi.v8i1.456
- Nugroho, P., & Setiawan, D. (2020). Implementasi sistem transportasi cerdas untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Jurnal Transportasi Indonesia, 10(1), 77-89. https://doi.org/10.25104/jti.v10i1.2020
- Ramadhan, R., & Yulianto, A. (2019). Pemanfaatan CCTV berbasis kecerdasan buatan dalam pengamanan perkotaan. Jurnal Teknologi Keamanan, 7(2), 203-215. https://doi.org/10.15294/jtk.v7i2.2019
- Chourabi, H., Nam, T., Walker, S., Gil-Garcia, JR, Mellouli, S., Nahon, K., Pardo, TA, & Scholl, HJ (2019). Memahami kota pintar: Sebuah kerangka kerja integratif. Government Information Quarterly, 36(4), 418-429. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.07.002
- Sharma, SK, dkk. (2020). Transportasi Berkelanjutan di Negara Berkembang . Elsevier.
- Diener, P., dkk. (2020). Kota Berkelanjutan: Drainase Perkotaan, Transportasi Cerdas, dan Keamanan . Routledge.
- Li, Y., dkk. (2021). Kota Cerdas dan Mobilitas Perkotaan: Inovasi Transportasi dan Infrastruktur Cerdas . Wiley.
- Zhang, Y., dkk. (2021). Sistem Transportasi Cerdas dan Mobilitas Berkelanjutan: Integrasi Teknologi untuk Manajemen Perkotaan yang Efisien . Springer.
- Jiang, C., dkk. (2021). Manajemen Keselamatan dan Keamanan Perkotaan di Kota Cerdas . Elsevier.
- Kumar, M., dkk. (2022). Infrastruktur Kota Cerdas: Sistem Drainase, Transportasi, dan Keamanan Perkotaan . Springer.
- Rai, R., dkk. (2022). Kota Cerdas dan Sistem Transportasi: Tantangan dan Solusi . Springer.
- Gao, W., dkk. (2023). Solusi Kota Cerdas Inovatif untuk Sistem Transportasi dan Drainase . Wiley.
- Bajaj, R., dkk. (2023). Inovasi Kota Cerdas: Keamanan Perkotaan, Transportasi, dan Keberlanjutan Lingkungan . Elsevier.
- He, X., & Wei, X. (2023). Mobilitas Kota Cerdas: Transportasi, Teknologi, dan Layanan untuk Pembangunan Perkotaan . Springer.
- Shin, H., & Lee, D. (2024). Perencanaan Kota Cerdas: Mobilitas Cerdas dan Pembangunan Berkelanjutan . Springer.
- Chien, CF, dkk. (2024). Pengembangan Kota Cerdas Terpadu untuk Urbanisasi Berkelanjutan . Elsevier.
- Mohan, K., dkk. (2024). Transportasi Perkotaan dan Mobilitas Cerdas: Sebuah Pendekatan Kebijakan . Springer.
- Wolfram, M., dkk. (2024). Memajukan Kota Cerdas: Meningkatkan Mobilitas Perkotaan, Drainase, dan Sistem Keamanan . Wiley.
- Kitchin, R. (2024). Kota Cerdas dan Implikasinya terhadap Infrastruktur Perkotaan . MIT Press.
- Kim, J., dkk. (2025). Infrastruktur Cerdas di Perkotaan: Inovasi Transportasi, Drainase, dan Keamanan . Elsevier.
- Ng, AL, & Xu, Y. (2025). Sistem Drainase dan Transportasi Perkotaan Cerdas . Springer.
- Chen, B., & Zhang, T. (2025). Sistem Transportasi dan Drainase Cerdas untuk Kota Cerdas . Wiley.
- Chen, Z., dkk. (2025). Kemajuan Teknologi Kota Cerdas untuk Mobilitas dan Keselamatan Perkotaan . Springer.
- Cohen, B., dkk. (2025). Peran Teknologi Kota Cerdas dalam Keberlanjutan Lingkungan dan Keselamatan Perkotaan . Elsevier.
Recommended Citation
Setiawan, Wahyudi
(2025)
"Drainage, Transportation, and City Security Policies in Realizing Urban Environment with Smart City Integration,"
Cities and Urban Development Journal: Vol. 3:
No.
2, Article 3.
DOI: 10.7454/cudj.v3i2.1045
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/cudj/vol3/iss2/3
Included in
Development Studies Commons, Urban, Community and Regional Planning Commons, Urban Studies Commons, Urban Studies and Planning Commons




