Abstract
Drug inventory control is a critical component of pharmaceutical management in referral hospitals with high service complexity. This study aimed to evaluate pharmaceutical inventory control performance at the Pharmacy Installation of RSUP Persahabatan and to formulate improvement strategies using an Operational Research approach. A mixed-methods design with a sequential explanatory approach was applied. Quantitative analysis was conducted on 2,291 drug items recorded in the inventory system during October 2025 using ABC-VEN classification to identify priority medicines, followed by calculations of Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP). Qualitative data were obtained through in-depth interviews with key informants to strengthen the interpretation of quantitative findings. The results showed that 131 Pareto A medicines had an investment value of IDR 6,788,411,815, indicating a high concentration of inventory investment in a small proportion of items. In addition, stagnant stock was identified in 211 drug items with a total investment value of IDR 444,994,656, while stock out events accounted for 11.25% of total drug items. EOQ and ROP calculations revealed substantial variation across drug items, reflecting differences in demand characteristics, investment value, and procurement lead times, indicating that uniform ordering policies are not appropriate. Scenario-based simulations demonstrated that integrating ABC-VEN, EOQ, and ROP has the potential to improve inventory management efficiency, reduce the risks of stock outs and stagnant stock, and support the continuity of hospital pharmaceutical services.
References
Agustina, P., Utami, A.W. and Suprapti, S. (2024) ‘Pengaruh Penerapan Metode Minimum-Maximum Stock Level (MMSL) pada Obat Generik Paretto A di Instalasi Farmasi Rawat Jalan PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, D.I. Yogyakarta’, Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 13(1), pp. 78-85. Available at: https://doi.org/10.35328/keperawatan.v13i1.2625.
Angraini, D., Novitri, A. and Irawan, B. (2025) ‘Analisis Faktor Penyebab Stock Out Obat di Gudang Farmasi RSI Ibnu Sina Padang’, SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(1), pp. 307-321. Available at: https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i1.3453.
Apriansyah, D.P. (2017) Analisis Pengendalian Persediaan Obat E-Catalogue untuk Mencegah Kekosongan Obat di RSUD Palembang Bari Tahun 2016. Universitas Indonesia. Available at: https://lib.fkm.ui.ac.id/detail.jsp?id=128232.
Dwidayati, A. et al. (2024) ‘Factors Causing Stagnant and Stockout Events in Hospital Pharmacy in Indonesia’, Mekongga Pharmaceutical Journal, 1(1), pp. 15-23. Available at: https://journal.usn.ac.id/index.php/mpj/article/view/41.
Fatimah, F., Gani, S.A. and Siregar, C.A. (2022) ‘Pengendalian Persediaan Obat dengan Metode ABC, VEN, dan EOQ di Apotek Medina Lhokseumawe’, Industrial Engineering Journal, 11(1). Available at: https://journal.unimal.ac.id/miej/article/view/722/0.
Firmayanthi, A.F., Satrya Dewi, D.A.P. and Arimbawa, P.E. (2023) ‘Analisis Pengendalian Persediaan Obat dengan Metode ABC dan VEN di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Tabanan’, Bali International Scientific Forum, 4(1), pp. 30-44. Available at: https://doi.org/10.34063/bisf.v4i1.281.
Hadidah, I.S. and Rochmah, T.N. (2016) ‘Faktor Penyebab Kejadian Stagnant Dan Stockout Di Instalasi Farmasi Upt Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur’, Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 2(2), p. 110. Available at: https://doi.org/10.29241/jmk.v2i2.56.
Handayany, G.N. (2022) Manajemen Farmasi. CV. Eureka Media Aksara.
Heizer, J., Render, B. and Munson, C. (2016) Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management. 12th edn. Boston: Pearson Education.
Herianto, H., Langi, F.F.L.G. and Mantjoro, E.M. (2025) ‘Optimasi Pengendalian Persediaan Obat Kemoterapi dengan Metode Minimum-Maximum Stock Level (MMSL): Studi kasus di Rumah Sakit Rujukan Nasional’, JURNAL PROMOTIF PREVENTIF, 8(4), pp. 1030-1039. Available at: https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/2269.
Hermawan, H. et al. (2025) ‘Analysis of the Implementation of Drug Control Category A with MMSL in Hospital Pharmacy Installation on Drug Values, ITOR and Stock Out’, JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi), 92, pp. 345-352. Available at: https://doi.org/10.30595/jrst.v9i2.26723.
Holo, K., Siyamto, Y. and Ary Subiyantoro (2024) ‘Analisis Pengelolaan Persediaan Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Khusus Bedah Ring Road Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta’, JMMU: JURNAL MAHASISWA MANAJEMEN DAN UMUM, 1(1), pp. 33-41. Available at: https://doi.org/10.56606/jmmu.v1i1.182.
Indarti, T.R., Satibi, S. and Yuniarti, E. (2019) ‘Pengendalian Persediaan Obat dengan Minimum-Maximum Stock Level di Instalasi Farmasi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta’, JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice), 9(3), p. 192. Available at: https://doi.org/10.22146/jmpf.45295.
Kaban, L.I., Girsang, E. and Nasution, S.L.R. (2025) ‘Analysis of the implementation of drug inventory control using the ABC-EOQ-ROP method at Sundari Hospital Medan’, Science Midwifery, 13(1). Available at: https://midwifery.iocspublisher.org/index.php/midwifery/article/view/1907.
Kementerian Kesehatan RI (2019) Pedoman Penyusunan Rancangan Kebutuhan Obat dan Pengendalian Persediaan Obat di Rumah Sakit. Jakarta. Available at: https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/pedoman-penyusunan-rancangan-kebutuhan-obat-dan-pengendalian-persediaan-obat-di-rumah-sakit/.
Kementerian Kesehatan RI (2023) Petunjuk Teknis Perencanaan Kebutuhan Obat. Available at: https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/petunjuk-teknis-perencanaan-kebutuhan-obat/.
Oktaviani, D. (2019) Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Kekosongan Persediaan (Stock Out) Obat Formularium Melalui Sistem E-catalogue Di Instalasi Farmasi RSUD Koja Tahun 2018. Universitas Indonesia. Available at: https://lib.ui.ac.id/detail?id=20492822.
Panjaitan, E.A.B. and Simamora, G.M.M. (2024) ‘Kajian Literatur Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Rumah Sakit’, Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(9). Available at: https://sejurnal.com/pub/index.php/jimt/article/view/4608.
Paputungan, N., Citraningtyas, G. and Rundengan, G.E. (2024) ‘Pengendalian persediaan obat dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) di RSUD Kotamobagu.’, PHARMACON, 13(2). Available at: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/pharmacon/article/view/54784.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit (2020). Available at: https://peraturan.bpk.go.id/Details/152506/permenkes-no-3-tahun-2020.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit (2016). Available at: https://peraturan.bpk.go.id/Details/114491/permenkes-no-72-tahun-2016.
Polii, S., Posangi, J. and Manampiring, A.E. (2021) ‘Manajemen Perencanaan, Pengadaan, dan Pengendalian Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit’, Sam Ratulangi Journal of Public Health, 2(2), p. 053. Available at: https://doi.org/10.35801/srjoph.v2i2.36803.
Rofiq, A., Oetari, O. and Widodo, G.P. (2020) ‘Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC, VEN dan EOQ di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri’, JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 5(2), p. 97. Available at: https://doi.org/10.20961/jpscr.v5i2.38957.
Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (2025) Laporan Tahunan RSUP Persahabatan Tahun 2024. Available at: https://rspersahabatan.co.id/read/informasi-publik/laporan-tahunan-rsup-persahabatan-2024.
Salu, C.P.K., Bartini, I. and Rosita, M.E. (2023) ‘Perencanaan Obat dengan Metode Konsumsi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul’, Jurnal Ilmu Kesehatan (JIKA), 2(2), pp. 9-16. Available at: https://ejournal.akbidyo.ac.id/index.php/JIKA/article/view/67.
Sari, J.P. (2020) Upaya Penurunan Stagnant dan Stockout Persediaan Obat Kategori A dengan Perpetual Purchasing Inventory Control Model(Studi di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya). Universitas Airlangga. Available at: https://repository.unair.ac.id/97454/.
Soraya, C., Surwanti, A. and Pribadi, F. (2022) ‘Drug Inventory Management Using ABC-VEN and EOQ Analysis for Improving Hospital Efficiency’, Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), pp. 373-382. Available at: https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.1319.
Toyo, E.M., Suwarni, S. and Ernidiasanti, Y. (2021) ‘Kejadian stagnant dan stockout obat kardiovaskuler di Instalasi Farmasi Rumah Sakit’, Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 4(2), pp. 41-49. Available at: https://doi.org/10.52216/jfsi.vol4no2p41-49.
Utami, N.N.A.T., Ratri, D.R. and Nuthea, M. (2021) ‘Factors Causing Stock-Outs and Drug Stagnation at Pharmacy Installation of Puri Bunda Mother and Child Hospital Malang’, Jurnal Kedokteran Brawijaya [Preprint]. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2021.031.02.14s.
Zulpadly, F. and Aulia, F.N. (2024) ‘Evaluation of Medication Planning with ABC-VEN Analysis at Indriati Solo Baru Hospital’, JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice), 14(1), p. 26. Available at: https://doi.org/10.22146/jmpf.86600.
Bahasa Abstract
Pengendalian persediaan obat merupakan aspek penting dalam manajemen farmasi rumah sakit rujukan dengan kompleksitas pelayanan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pengendalian persediaan farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan serta merumuskan strategi perbaikannya melalui pendekatan Operational Research. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan pendekatan sequential explanatory. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap 2.291 item obat yang tercatat dalam sistem persediaan selama Oktober 2025 menggunakan metode ABC-VEN untuk menentukan obat prioritas, serta perhitungan Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci untuk memperkuat interpretasi hasil kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 131 item obat Pareto A dengan nilai investasi sebesar Rp6.788.411.815, yang mencerminkan konsentrasi nilai investasi pada sebagian kecil item obat. Selain itu, masih ditemukan kejadian stagnant stock pada 211 item obat dengan nilai investasi sebesar Rp444.994.656, serta kejadian stock out sebesar 11,25% dari total item obat yang dikelola. Perhitungan EOQ dan ROP menunjukkan variasi yang cukup besar antar item obat, mencerminkan perbedaan karakteristik kebutuhan, nilai investasi, dan waktu tunggu pengadaan sehingga kebijakan pemesanan tidak dapat diterapkan secara seragam. Simulasi berbasis skenario menunjukkan bahwa integrasi metode ABC-VEN, EOQ, dan ROP berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, menekan risiko stock out dan stagnant stock, serta mendukung kesinambungan pelayanan farmasi rumah sakit.
Recommended Citation
Rasendah, Rasendah; Andriani, Helen; and Andriyanto, Dendhi Bagus
(2026)
"Penguatan Pengendalian Persediaan Obat melalui Integrasi ABC-VEN, EOQ, dan ROP di Rumah Sakit Rujukan Nasional,"
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia: Vol. 12:
No.
1, Article 1.
DOI: 10.7454/arsi.v12i1.1254
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/arsi/vol12/iss1/1
Included in
Health and Medical Administration Commons, Other Medicine and Health Sciences Commons, Public Health Commons





