•  
  •  
 

Abstract

Background: Rapid population growth and urban activities in DKI Jakarta have led to an increase in energy consumption, particularly in the household sector. This condition highlights the need for the implementation of the green housing concept, especially in terms of green energy, to promote more efficient and environmentally friendly energy use. One of the most common efforts is the use of energy-efficient lighting as a form of energy efficiency in household lighting systems. Although the adoption rate is relatively high, the implementation of green energy remains suboptimal, as the utilization of renewable energy such as solar panels is still very low. Therefore, an evaluation is needed to assess the extent of green energy implementation and to identify existing gaps in its application.

Aims: This study aims to analyze the implementation of green energy within the green housing concept through the use of energy-efficient lighting in households in DKI Jakarta.

Methods: A quantitative descriptive method using secondary data was applied.

Results: The results show that the adoption of energy-efficient lighting is very high (92%), indicating successful energy efficiency practices. However, the use of renewable energy, such as solar panels, remains lower and uneven across regions.

Conclusion: This condition suggests that the implementation of green housing is still partial and requires further development of renewable energy adoption.

Bahasa Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan di DKI Jakarta menyebabkan peningkatan konsumsi energi, khususnya pada sektor rumah tangga. Hal ini mendorong perlunya penerapan konsep green housing, terutama pada aspek green energy, guna menciptakan penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Salah satu upaya yang paling umum dilakukan adalah penggunaan lampu hemat energi sebagai bentuk efisiensi energi pada sistem penerangan rumah tangga. Meskipun tingkat penggunaannya relatif tinggi, penerapan green energy belum sepenuhnya optimal karena pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya masih sangat rendah. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana penerapan green energy telah berjalan serta mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasinya.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan green energy dalam konsep green housing melalui penggunaan lampu hemat energi pada rumah tangga di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder.

Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder.

Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tingkat penggunaan lampu hemat energi tergolong sangat tinggi (92%), yang mencerminkan keberhasilan efisiensi energi. Namun, penggunaan energi terbarukan seperti panel surya masih lebih rendah dan tidak merata antar wilayah.

Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa penerapan green housing masih bersifat parsial dan perlu didukung dengan pengembangan energi terbarukan yang lebih luas.

References

Asian Development Bank. (2012). Green cities. Mandaluyong City: Asian Development Bank.

Ayuningtias, R. N., Gifari, M., Wizaka, W., Sabrina, M., Walangitan, H. D., & Barus, L. (2023). Analisis penerapan variabel green city pada perumahan SpringHill Yume Lagoon Cisauk. Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase rumah tangga menurut sumber penerangan utama dari listrik PLN.

Badan Pusat Statistik. (2023). Emisi gas rumah kaca menurut jenis sektor (2000–2023).

Badan Pusat Statistik. (2021). Persentase rumah tangga menurut provinsi dan banyaknya lampu hemat energi yang terpasang di rumah.

Blum, A., & Grant, M. (2006). Sustainable neighborhood planning: Does the literature help to identify best practice? Housing Studies.

Lindfield, M., & Steinberg, F. (2012). Green cities. Asian Development Bank.

Purnamasari, R., Efendi, A., Darwis, T. I., Abdurrohman, R., Sankoh, A. S., & Barus, L. (2022). Analisis konsep green housing pada kawasan perumahan (Studi kasus: Bogor Heritage Ecopark). Universitas Indonesia.

Sapitri, D., & Aziz, A. (2021). Penerapan konsep green housing dalam pembangunan berkelanjutan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota.

Share

COinS