•  
  •  
 

Abstract

The construction of syntactically correct sentences plays an important role in conveying messages clearly and accurately during communication. Therefore, this study discusses the ability of fourth-semester students of the Dutch Studies Program at Universitas Indonesia in the 2024/2025 academic year to arrange rest elements, such as direct objects, indirect objects, adverbs of time, frequency, quantity, instrument, and place. The study focuses on syntax, and using a quantitative descriptive method to analyze students' ability to arrange rest elements according to syntactic rules. The data used in this study were obtained from 30 students who completed 25 questions containing scrambled words. The students were asked to rearrange the words into the correct rest elements. The results show that students' ability to arrange the rest elements is moderate, with a correct answer percentage of 76.80%. This indicates that more than half of the students have a good understanding of the structure of rest, others still face difficulties in arranging the rest.

References

Berendsen, B. (2012). Overview of the main clause. DutchGrammar.com.https://www.dutchgrammar.com/en/index.php?n=WordOrder.02

Cahyono, B. E. H. (2016). Kalimat inversi dalam bahasa Indonesia. Journal of Indonesian Language Education and Literature, 1(2), 173–183.

Devlin, T. M. (2018). How to use sentence structure to learn a foreign language. Babbel Magazine.https://www.babbel.com/en/magazine/foreign-language-sentence-structure

Dwi, Anugrah. (2023). Kalimat Imperatif dan Contohnya. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Diakses melaluihttps://fkip.umsu.ac.id/kalimat-imperatif-dan-contohnya/

Hanifah, Eka Putri. (2016). Struktur Kalimat dalam Karangan Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Hasanah, F., & Istiqomah, E. (2017). Kesulitan mahasiswa pembelajar pemula bahasa Perancis dalam memahami gramatika. Metahumaniora.

Instituut voor de Nederlandse Taal. (2021). Algemene Nederlandse Spraakkunst (e-ANS).https://e-ans.ivdnt.org/

Keraf, G. (1997). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Nusa Indah.

Kuntarto,Eko. 2017. Telah Linguisitk. Universitas Jambi

Kushartanti, D., Yuwono, U., & Lauder, M. R. M. (2007). Pesona Bahasa: Langkah awal memahami linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Maulidah, I. H. (2023). Struktur morfologi sintaksis verba bantu modalitas pada percakapan mahasiswa Program Studi Belanda [Tugas Akhir, Universitas Indonesia]. Lontar UI.https://lontar.ui.ac.id/detail.jsp?id=9999920524688#digital#digital

Mariyati, N., Ningsih, Y., & Susanti, N. (2023). Meningkatkan pemahaman bahasa Inggris dengan video pembelajaran YouTube pada mata kuliah Basic English. Jurnal SAGA, 2(1), 11.

Nugraha, F. M., Dzien Nuen Al Misri, & Faizal Azhar. (2016). Seri Bahasa Asing: Bahasa Belanda. Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rahmadani, S. (2021). Analisis kesalahan berbahasa tataran sintaksis dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP/MTs Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Journal of Language Education, Linguistics, and Culture.

Riyanto, Sugeng. (2015). Gramatika Ringkas Bahasa Belanda. Graha Ilmu, Yogyakarta. Diakses melaluihttps://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/KALIMAT-DALAM-BAHASA-BELANDA.pdf

Sasangka, S. S. (2014). Kalimat. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Subaedah. (2019). Penguasaan pola struktur kalimat pada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2017 UNISMUH Makassar (Skripsi Sarjana, Universitas Muhammadiyah Makassar). Universitas Muhammadiyah Makassar.

Setyawati, Nanik. (2010). Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia: Teori dan Praktik. Surakarta: Yuma Pustaka.

Zebua, U. C. K dkk (2024). Analisis Struktur Kalimat Dalam Menulis Karangan Teks Persuasif di SMP. Jurnal Education and Development. DOI: 10.37081/ed.v12i3.6432

Bahasa Abstract

Penyusunan kalimat yang sesuai dengan aturan sintaksis berperan penting dalam menyampaikan pesan dengan jelas dan tepat saat berkomunikasi. oleh karena itu, penelitian ini membahas kemampuan mahasiswa semester keempat Program Studi Belanda Universitas Indonesia tahun ajaran 2024/2025 dalam menyusun elemen rest, yakni objek penderita, objek penyerta, keterangan waktu, keterangan frekuensi, keterangan jumlah, keterangan alat, dan keterangan tempat. Penelitian ini berfokus pada sintaksis, dan menggunakan metode kuantitatif deskriptif untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menyusun elemen rest sesuai kaidah sintaksis. Data dalam penelitian ini diperoleh dari 30 mahasiswa yang mengerjakan 25 soal yang berisi kata-kata yang telah diacak. Mahasiswa diminta untuk menyusun kata-kata tersebut menjadi kalimat dengan susunan element rest yang benar sesuai kaidah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun elemen rest tergolong sedang, dengan persentase jawaban benar mencapai 76.80% Hal ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah mahasiswa memahami kaidah sintaksis dengan baik, tetapi masih terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun elemen rest sesuai kaidah sintaksis.

Kata Kunci: Rest, bahasa Belanda, objek, keterangan, mahasiswa Program Studi Belanda, struktur kalimat.

Share

COinS