Abstract
This study examines how Indonesia’s Free Nutritious Meals (MBG) Program is represented in Arabic language media, focusing on the construction of ideology and the framing of public policy within discourse. As a quick-win initiative of President Prabowo Subianto’s administration in 2025, the MBG Program aims to improve nutrition and human capital quality, yet it has sparked controversy and drawn significant international media attention. This research addresses a gap in existing studies by critically analyzing the representation of Indonesian social policy in Arab media. The study employs a descriptive qualitative method using Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA), encompassing three dimensions: text, discourse practice, and social practice. The primary data consist of 25 online news articles in Arabic from the Middle East, North Africa, and Southeast Asia (January–October 2025). The analysis centers on two discourse orientations: pro (supportive) and contra (critical). The findings reveal a clear discursive dichotomy: 16 articles with a contra orientation highlight cases of mass food poisoning and implementation failures, while 9 pro-oriented articles frame the MBG Program as an ambitious, humanitarian initiative aligned with the “Golden Generation 2045” narrative. The CDA results underscore the role of Arab media as an instrument of symbolic diplomacy that constructs Indonesia’s image based on each outlet’s ideological stance and interpretive position.
References
Buku
Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. Yogyakarta: LKiS.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. London: Longman.
Fairclough, N. (1995). Media discourse. London: Edward Arnold.
Haryatmoko. (2016). Critical discourse analysis (analisis wacana kritis): Landasan teori, metodologi, dan penerapannya pada wacana media. Jakarta: Rajawali Pers.
Lesmana, M. (2019). Beberapa Catatan tentang Cara Penulisan Karya Ilmiah untuk Tujuan Akademik. LSM Males Arts Studio, Pusat Dokumentasi Seni Indonesia
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi, Cet. ke-38). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Richardson, J. E. (2007). Analysing newspapers: An approach from critical discourse analysis. New York: Palgrave Macmillan.
Artikel Jurnal
Adelia, R., & Lesmana, M. (2018). Rape and violence against women in two Al-Jazeera news. IOSR Journal of Humanities and Social Science (IOSR-JHSS), 23(1), 1–7.
Hapsoro, B. (2018). Media, power, and social change in Southeast Asia: A discourse analysis approach. Journal of Southeast Asian Media Studies, 5(2), 45–61.
Lesmana, M. (2014). The images of Indonesian women workers in the Arabic-language sites on the Internet: A critical language analysis. Global Journal of Human-Social Science: Linguistics & Education, 14(2), 1–8.
Lim, M. (2017). Freedom to hate: Social media, algorithmic enclaves, and the rise of tribal nationalism in Indonesia. Critical Asian Studies, 49(3), 411–427.
Suprapto, F. A., Praditya, E., Dewi, R. M., & Adiyoso, W. (2025). A policy implementation review of the free nutritious meal (MBG) program. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 6(2), 297–312.
Internet
Detafour. (2025, August 28). إندونيسيا تطلق برنامجًا ضخمًا للوجبات المدرسية المجانية. Detafour (Online). Diakses dari https://detafour.com/
Al Khaleej. (2025, 1 Oktober). الوجبات المدرسية تسمم 9089 طفلاً خلال 9 أشهر في إندونيسيا. Al Khaleej (Online). Diakses dari https://www.alkhaleej.ae/
Bahasa Abstract
Penelitian ini menganalisis bagaimana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia direpresentasikan dalam media berbahasa Arab, dengan fokus pada konstruksi ideologi dan framing kebijakan dalam wacana. MBG, sebagai program cepat (quick-win) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 2025, dirancang untuk meningkatkan gizi dan kualitas sumber daya manusia, namun menuai kontroversi dan mendapat sorotan luas di media internasional. Studi ini menutup celah penelitian yang belum menganalisis representasi kebijakan sosial Indonesia di media Arab secara kritis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough melalui tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Data primer terdiri atas 25 berita daring berbahasa Arab dari Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara (Januari-Oktober 2025). Analisis difokuskan pada orientasi wacana: pro (mendukung) dan kontra (kritis). Hasil penelitian menunjukkan adanya dikotomi wacana yang jelas. Sebanyak 16 berita berorientasi kontra menyoroti kasus keracunan massal dan kegagalan implementasi, sedangkan 9 berita berorientasi pro membingkai MBG sebagai program ambisius yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan terkait narasi "Generasi Emas 2045". Analisis AWK menegaskan bahwa media Arab berperan sebagai instrumen diplomasi simbolik, yang mengonstruksi citra Indonesia berdasarkan posisi ideologis dan pandangan masing-masing media.
Recommended Citation
Al Syarif, Said Muhammad Hasan
(2026)
"PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS INDONESIA DALAM PANDANGAN MEDIA INTERNASIONAL BERBAHASA ARAB,"
Multikultura: Vol. 5:
No.
1, Article 16.
DOI: 10.7454/multikultura.v5i1.1224
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/multikultura/vol5/iss1/16
Included in
Arabic Language and Literature Commons, Arabic Studies Commons, Discourse and Text Linguistics Commons, International and Area Studies Commons, Language Interpretation and Translation Commons, Modern Literature Commons, South and Southeast Asian Languages and Societies Commons