•  
  •  
 

Abstract

Tulisan ini adalah penjelajahan awal (preliminer) terhadap naskah koleksi Perpustakaan Nasional RI yang bertema pertanian dan perkebunan. Melalui kunjungan langsung ke lembaga itu, peneliti mendapati dua naskah bertema demikian, yakni Tjritaan di Atas Pertjobaan Tanem Padi dan Nota dari Hal Tanaman Bamboe. Tulisan ini menyajikan tinjauan kodikologis terhadap kedua naskah dengan menguraikan deskripsi naskah secara analitis dan refleksi kritis berdasarkan deskripsi itu. Secara metodologis, peneliti mengamati langsung kedua naskah pada Oktober—November 2024. Tiap-tiap naskah dideskripsikan menurut lima aspek utama, yakni administrasi dan kebahasaan; media, penyajian teks, dan penjilidan; substansi dan tekstualitas; kolofon, estetika, dan kondisi naskah; serta kesejarahan, kelembagaan, dan keterangan tambahan. Tinjauan kodikologis ini mengimplikasikan bahwa pendeskripsian naskah bukan hanya kerja akademik untuk mengonstruksi pengetahuan, tetapi juga memperbarui pengetahuan lama dalam rangka mendorong terbentuknya pengetahuan baru bagi penelitian yang akan datang, terutama dalam mengkaji naskah-naskah bertema pertanian dan perkebunan.

References

Achadiati, Tjiptaningrum Fuad Hassan, Dewaki Kramadibrata … Mila Novita. 2010. Katalog Naskah Kalimantan. Depok: Yayasan Naskah Nusantara bekerja sama dengan the Ford Foundation.

Apriandi, Satria dan Asidigisianti Surya Patria. 2018. “Hand Lettering Karya Nur Awaludin”. Jurnal Seni Rupa, 6(1):708—715.

Behrend, Tim (Ed.). 1998. Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Boudalis, Georgios. 2023. “Chains, Links, and Loops: Towards a Deeper Understanding of the Sewing Structure in Eastern Mediterranean Bookbinding”. Dalam A. Bausi dan M. Friedrich (Eds.), Tied and Bound: A Comparative View on Manuscript Binding (hlm. 73—120). Berlin/Boston: Walter de Gruyter GmbH.

Chambert-Loir, Henri dan Dewaki Kramadibrata (Eds.). 2014. Katalog Naskah Pecenongan Koleksi Perpustakaan Nasional Sastra Betawi Akhir Abad ke-19. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Ekadjati, Edi S. 2003. “Sundanese Manuscripts: Their Existence, Functions, and Contents”. Journal of the Centre for Documentation & Area-transcultural Studies, 2:123—134.

Fathurahman, Oman. 2016. Filologi Indonesia: Teori dan Metode. Jakarta: Prenadamedia Group.

Girardet, Nikolaus (dengan asistensi Suzan Piper dan R.M. Soetanto). 1983. Descriptive Catalogue of the Javanese Manuscripts and Printed Books in the Main Libraries of Surakarta and Yogyakarta. Wiesbaden: Franz Steiner Verlag Gmbh.

Greentree, Richard dan Edward Williams Nicholson. 1910. Catalogue of Malay Manuscripts and Manuscripts Relating to the Malay Language in the Bodleian Library. Oxford: Clarendon Press.

Hadiningrat. 1892. Rapport Pertjobaän Taneman Padi. Koleksi Universitas Leiden.

Hadiningrat. 1894. Nota dari Hal Tanaman Bamboe. Naskah koleksi Perpustakaan Nasional RI.

Holle, Karel Frederik. 1886. Bahoea Inilah Kitab pada akan Hal Bertanam Padi dan Lain-Lain Tanaman. Terjemahan oleh D. Gerth van Wijk. Betawi: Pertjitakan Goebernem. Koleksi Universitas Leiden.

Indonesia: Madjalah Kebudajaan Tahun 1960 Nomor 1.

Istanti, Kun Zachrun. 2013. Metode Penelitian Filologi & Penerapannya. Yogyakarta: Elmatera.

Kamus Bahasa Jawa Digital. Tersedia secara daring. Diakses dari https://www.sastra.org.

Kamus Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia. Tersedia secara daring. Diakses dari https://prpm.dbp.gov.my/cari1?keyword=kamus.

Koloniaal Verslag 1872.

Laras, Muhamad Naufal Sidqi. 2024. “Ilmu Pengetahuan dan Pencerahan: Dinamika Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen di Batavia, 1848–1923”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Nurwanti, Yustina Hastrini, Darto Harnoko, dan Theresiana Ani Larasati. 2015. Sejarah Perkembangan Ekonomi dan Kebudayaan di Banyumas Masa Gandasubrata Tahun 1913-1942. Yogyakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya.

Ossewaarde, J.G. 1931. Het Proefveldonderzoek Bij De Rijstcultuur Op Java. Wageningen: H. Veenman & Zonen.

P.C. Molhuysen en P.J. Blok (red.). 1911. Nieuw Nederlandsch biografisch woordenboek. Deel 1. A.W. Sijthoff, Leiden.

Pelzer, Karl J. 1968. “Man's Role in Changing the Landscape of Southeast Asia”. The Journal of Asian Studies, 27(2):269—279.

Plomp, M. 1993. “Traditional bookbindings from Indonesia; Materials and decorations”. Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, 149(3):571—592.

Restiyadi, Andi. 2012. “Rekontemplasi terhadap Konsumsi Umbi-Umbian sebagai Bahan Pangan Alternatif”. Dalam Agrikultur dalam Arkeologi (hlm. 1—17). Medan: Balai Arkeologi Medan.

Schechner, Richard. 1990. “Wayang Kulit in the Colonial Margin”. Summer, 34(2):25—61.

Sudibyo. 2015. Filologi: Sejarah, Metode, dan Paradigma. Yogyakarta: Jurusan Sastra Indonesia FIB UGM dan Masyarakat Pernaskahan Nusantara Cabang Yogyakarta.

Suharjo, Rias Antho Rahmi. 2018. “Hikayat Sultan Taburat: Strategi Berhikayat pada Akhir Abad ke-19”. Disertasi. Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Tanpa Pengarang. 1992. Katalog Manuskrip Melayu di Jerman Barat. Kuala Lumpur: Perpustakaan Negara Malaysia.

van der Meer, Arnout H.C. (2019). “Igniting Change in Colonial Indonesia”. Journal of World History, 30(4):501—532.

van Ronkel, S. Ph. 1909. Catalogus der Maleische Handschriften in het Museum van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. The Hague M. Nijhoff dan Batavia Albrecht & Co.

Vraes. 1872. Tjritaan di atas Pertjobaan Tanem Padi. Naskah koleksi Perpustakaan Nasional RI.

Wahyono, Ahmad Budi, Yeri Nurita, Didik Purwanto, dan Mardiono. 2017. Katalog Naskah Melayu H. Von de Wall Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Yahya, Farouk dan Russell Jones. 2021. “Malay manuscripts: a guide to paper and watermarks. The collected works of Russell Jones 1972–2015”. Indonesia and the Malay World, 49(144):139—394. DOI: 10.1080/13639811.2021.1939521.

Bahasa Abstract

Tulisan ini adalah penjelajahan awal (preliminer) terhadap naskah koleksi Perpustakaan Nasional RI yang bertema pertanian dan perkebunan. Melalui kunjungan langsung ke lembaga itu, peneliti mendapati dua naskah bertema demikian, yakni Tjritaan di Atas Pertjobaan Tanem Padi dan Nota dari Hal Tanaman Bamboe. Tulisan ini menyajikan tinjauan kodikologis terhadap kedua naskah dengan menguraikan deskripsi naskah secara analitis dan refleksi kritis berdasarkan deskripsi itu. Secara metodologis, peneliti mengamati langsung kedua naskah pada Oktober—November 2024. Tiap-tiap naskah dideskripsikan menurut lima aspek utama, yakni administrasi dan kebahasaan; media, penyajian teks, dan penjilidan; substansi dan tekstualitas; kolofon, estetika, dan kondisi naskah; serta kesejarahan, kelembagaan, dan keterangan tambahan. Tinjauan kodikologis ini mengimplikasikan bahwa pendeskripsian naskah bukan hanya kerja akademik untuk mengonstruksi pengetahuan, tetapi juga memperbarui pengetahuan lama dalam rangka mendorong terbentuknya pengetahuan baru bagi penelitian yang akan datang, terutama dalam mengkaji naskah-naskah bertema pertanian dan perkebunan.

Share

COinS