Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies
Abstract
This study aims to analyze the extent to which the variables of Attraction, Accessibility, Cost and Tarif, Facilities, and Information contribute to Walking tour Interest, both individually (partially) and collectively (simultaneously). As previous research states that Indonesia has one of the lowest levels of mobility. The average Indonesian walks only 3513 steps per day, while the recommended daily step count for maintaining good health is 5000. This study uses Multiple Linear Regression Analysis as its analysis method using partial hypothesis testing (t-test) and simultaneous hypothesis testing (f-test).. Data were collected through an online questionnaire distributed via Google Form to 97 respondents who have done walking tour activities and subsequently processed using SPSS software. The results show that information, attraction, and accessibility significantly influence tourist interest. Thus, walking tour providers should prioritize improving information delivery, enhancing attractions, and ensuring better accessibility. Cost and facilities, having no significant impact, may be considered lower priorities.
Bahasa Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana variabel Daya Tarik, Aksesibilitas, Biaya dan Tarif, Fasilitas, dan Informasi berkontribusi terhadap Minat Wisata Jalan Kaki, baik secara individual (sebagian) maupun kolektif (simultan). Seperti yang dinyatakan pada penelitian sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat mobilitas terendah. Rata-rata orang Indonesia hanya berjalan kaki sebanyak 3513 langkah per hari, sedangkan jumlah langkah harian yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan adalah 5000 langkah. Penelitian ini menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda sebagai metode analisisnya dengan menggunakan uji hipotesis parsial (uji t) dan uji hipotesis simultan (uji f). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang didistribusikan melalui Google Form kepada 97 responden yang telah melakukan aktivitas wisata jalan kaki dan selanjutnya diproses menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa informasi, daya tarik, dan aksesibilitas secara signifikan memengaruhi minat wisatawan. Dengan demikian, penyedia wisata jalan kaki harus memprioritaskan peningkatan penyampaian informasi, peningkatan daya tarik, dan memastikan aksesibilitas yang lebih baik. Biaya dan fasilitas, yang tidak memiliki dampak signifikan, dapat dianggap sebagai prioritas yang lebih rendah.
References
Agustini Tanjung, S. B. (2021). Pengaruh Daya Tarik Wisata, Fasilitas, Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Minat Kunjung Pada Situ Rawa Gede.
Arifin. (2017). SPSS 24 Untuk Penelitian Dan Skripsi. Jakarta: Gramedia.
Bahri, S., & Zamzam, F. (2015). Model Penelitian Kuantitatif Berbasis SEM‑Amos. Yogyakarta: Deepublish.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design : Qualitiative, Quantitative and Mixed Method Approaches (6th ed). SAGE Publications.
Ghozali, I. (2018). Desain Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Semarang: Yoga Pratama.
Hoogendoorn, G. &. (2017). Does this look like a slum?" Walking tours in the Johannesburg inner city.
ILHAM AGUSTIAN, H. E. (2019). PENGARUH SISTEM INFORMASI MANAJAMEN TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI PT. JASARAHARJA PUTRA CABANG BENGKULU.
Kittur. (2023). Conducting Quantitative Research Study: A Step-by-Step Process. Journal of Engineering Education Transformations.
Maria Trisana Aso, N. R. (2020). PENGARUH DAYA TARIK WISATA DAN AKSESIBILITAS TERHADAP MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN DI KAMPUNG ADAT TUTUBHADA KABUPATEN NAGEKEO.
Mauludin, R. (2017). PENGARUH ATRAKSI WISATA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN KE DAYA TARIK WISATA WADUK DARMA KABUPATEN KUNINGAN.
Mustika, S. (2025). Sudah tahu atau belum ada walking tour gratis di Kota Tua. https://travel.detik.com/travel-news/d-7881361/sudah-tahu-atau-belum-ada-walking-tour-gratis-di-kota-tua
Prayogo, R. R. (2018). Pengembangan Strategi Pemasaran Pariwisata Dalam Meningkatkan Niat Berkunjung Wisatawan Di Indonesia.
Rangga, P., & Roziana , F. (2018). Pengembangan strategi pemasaran pariwisata dalam meningkatkan niat berkunjung wisatawan di indonesia.
Saway, W. V. (2021). DAMPAK ATRAKSI, AMENITAS DAN AKSESIBILITAS PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN MANOKWARI TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN BERKUNJUNG.
Sugawa, O. (2023). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Berkunjung Ke Objek Wisata Candi Gedong Songo Di Desa Banyukuning, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Sujarweni, W. V. (2021). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta.
T, S. (2017). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta.
Recommended Citation
Handayani, Novi and Hartanto, Adrian
(2026)
"Factors Influencing Tourist Interest in Walking Tours in the Kota Tua Area,"
Journal of Indonesian Tourism and Policy Studies: Vol. 11:
Iss.
1, Article 3.
DOI: https://doi.org/https://doi.org/10.7454/jitps.v11i1.1154
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/jitps/vol11/iss1/3