•  
  •  
 

Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional

Abstract

This study delves into the impact of the securitization of the South China Sea conflict on Indonesia's maritime security, with a focus on the geopolitical challenges faced by the country. National security encompasses not only military aspects but also involves non-traditional threats such as territorial conflicts, economic security, and regional stability. Drawing upon the Copenhagen School of Security Studies, this research considers threats from a liberal perspective, identifying international relations practices that emphasize cooperation and peace. This paper discusses the securitization of the conflict in the South China Sea and its implications for Indonesia's maritime security. By analyzing securitization efforts, this paper identifies the challenges faced by Indonesia and strategies that can be applied to secure national maritime interests amidst regional tensions. The research methodology is descriptive with a qualitative and multidisciplinary approach, using literature review as a data collection technique. Data analysis encompasses Indonesia's national interests, particularly in the context of security, economy, and regional stability. The research findings reveal that the South China Sea conflict has serious implications for Indonesia's maritime security, such as increased defense budgets, trade uncertainty, and political stability. Additionally, Indonesia faces challenges in the form of threats from issues such as terrorism, piracy, illegal fishing, and transnational crime. To address these challenges, the research outlines Indonesia's maritime defense strategies, including diplomatic policies, military capability enhancement, and regional cooperation. Considering the impacts and challenges faced, this research provides crucial insights for policymakers to develop effective measures to safeguard maritime security and national sovereignty amidst the dynamics of global geopolitics.

References

Amora Harris, Lukman Yudho Prakoso, D. S. (2018). Strategi Pertahanan Laut dalam Rangka Ancaman Keamanan di Alur Laut Kepulauan Indonesia II. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 5(1), 15–30.

Asmar, Y., Apriyanto, I. N. P., Prakoso, L. Y., Taufik, R. M., Ansori, Parwata, I. N., Suseto, B., Priyanto, & Purwantoro, S. A. (2023). Kebijakan Poros Maritim Dunia Dihadapkan Dengan UU No.32 Tahun 2014 Dalam Rangka Mewujudkan ketahanan Nasional. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(8), 3305–3318.

Asmara, S. J. M., & Basyar, B. (2021). Analisis Isi Teknik Propaganda Pada Pemberitaan Pembangunan Indonesia Di Majalah Tempo. AL MUNIR: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 12(2), 215–228.

Awan Suryawan, Edi Susilo, & Jumino. (2021). Optimalisasi Kerjasama Tni Al Dengan Perhubungan Laut Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Poros Maritim Dunia. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 2(1), 141–154. https://doi.org/10.46306/jabb.v2i1.99

Bakry, U. S. (2017). Dasar-Dasar Hubungan Internasional (Edisi I). Prenadamedia Group.

BBC Indonesia. (2023). Peta baru China: Mengapa aksi China menuai kontroversi, dan haruskah Indonesia khawatir? Bbc.Com.

Cobus, P. (2019). Konflik dan Diplomasi di Laut. Voice of America.

Deddi, B. P. (2022). PERANAN HUKUM PIDANA NASIONAL DALAM PENEGAKAN HUKUM ILLEGAL FISHING OLEH KAPAL ASING DI PERAIRAN INDONESIA (Issue 920).

Elleman, B. A. (2018). CHINA ’ S NAVAL OPERATIONS IN THE SOUTH CHINA SEA.

Eriksson, J. (2001). [Review of] “Security: A New Framework for Analysis”: Barry Buzan, Ole Waever and Jaap de Wilde . In Journal of Contingencies and Crisis Management (Issue 1, p. 61). https://doi.org/10.1111/1468-5973.00154

Fajri, M. B. (2020). Strategi Pertahanan Maritim Indonesia di Tengah Dinamika Perang Hibrida Kawasan laut China Selatan. Jurnal Penelitian Politik, 17(1), 59. https://doi.org/10.14203/jpp.v17i1.846

Hamid, A. G. (2022). THE PRINCIPLE THAT THE LAND DOMINATES THE SEA IN THE CONTEXT OF SOUTH CHINA SEA DISPUTES : A CRITICAL APPRAISAL. 30(2), 49–76.

Herbanu, R. P., & Soediantono, D. (2018). Industri Pertahanan Indonesia Dalam Membangun Kekuatan Maritim Nasional. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 3(4), 26–31.

Itasari, E. R., & Sudika Mangku, D. G. (2020). Elaborasi Urgensi Dan Konsekuensi Atas Kebijakan Asean Dalam Memelihara Stabilitas Kawasan Di Laut Cina Selatan Secara Kolektif. Harmony, 5(2), 143–154. https://doi.org/10.15294/harmony.v5i2.40929

Karadag, L. (2022). The PRC’S Military Strategies on the Security Architecture of East and South China Sea under President Xi Jinping. Intellectual Discourse, 30(2), 343–370.

Kemenhan RI. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia. In Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (pp. 1–91). Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Kompas. (2023). Percikan Api di Laut China Selatan. Kompas.Id.

L.Toruan, G. T. (2020). Peran Strategis Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Laut China Selatan dalam Perspektif Stabilitas Keamanan Regional. Jurnal Keamanan Nasional, 6(1), 111–129. https://doi.org/10.31599/jkn.v6i1.449

Manek, B. G. A. (2023). Strategi Pertahanan Udara Indonesia: Kasus Sengketa Laut Natuna Utara. Jurnal Lemhannas RI, 11(2), 23–29. https://doi.org/10.55960/jlri.v11i2.431

Nurhasanah, Siti; Napang, Marthen; and Rohman, Syaiful (2020) "Covid-19 As A Non-Traditional Threat To Human Security," Journal of Strategic and Global Studies: Vol. 3 : No. 1 , Article 5.

Rohman, Syaiful and Nurhasanah, Siti (2019) "Paham Radikalisme Berdasarkan Perspektif Agama (Radicalism Based On Religious Perspective)," Journal of Terrorism Studies: Vol. 1: No. 1, Article 2.

Napang, M., Nurhasanah, S., & Rohman, S., (2019). One Belt One Road (OBOR) and the Increase of China’s Global Influence. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 5(2), 53-69.

Napang, Marthen; Nurhasanah, Siti; and Rohman, Syaiful (2019) "India-Pakistan Dispute on Kashmir: Pakistan's Allegiance in the Effortsof "War on Terrorism" of the United States after the WTC 9/11 Attack," Journal of Terrorism Studies: Vol. 1: No. 2, Article 3.

Napang, Marthen and Rohman, Syaiful (2022) "The Trade War Of China And The Us In 2021, And It’s Impact On The Indonesian Economy," Journal of Strategic and Global Studies: Vol. 5: No. 2, Article 5.

Rohman, Syaiful; Napang, Marthen; POLITICAL-ECONOMIC CHINA IN SOUTHEAST ASIA AND BETWEN IMPACT ON THE INDONESIAAN ECONOMY, Media Ekonomi, Vol. 30 No. 1 (2022): April, 121-134

Pemerintah Indonesia. (2017). Perundang-undangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Undang-Undang Nomor, 23, 1.

Prayoga, A., Astika, I. P., Surya, K., & Sani, P. A. (2021). Diplomasi Pertahanan Di Laut Cina Selatan: Solusi Strategis. Jurnal Diplomasi Pertahanan, 7(2), 70–84. https://doi.org/10.33172/jdp.v7i2.731

Sulistyani, Y. A., Pertiwi, A. C., & Sari, M. I. (2021). Respons Indonesia di tengah Dinamika Sengketa Laut China Selatan di bawah Pemerintahan Jokowi. Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri Dan Hubungan Internasional, 12(1), 85–103. https://doi.org/10.22212/jp.v12i1.2149

Sumadinata, W. S. (2022). Membangun Kebijakan Pertahanan Maritim Indonesia: Telaah Kritis Fungsi Keamanan Laut Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. International Journal of Demos, 4(2), 722–731. https://doi.org/10.37950/ijd.v4i2.259

Susmoro, H., & Siagian, B. D. . (2021). Solusi Mengatasi Ancaman Multidimensi. In Wantannas.Go.Id (VI). Unhan RI Press.

Syafruddin, H., & Judijanto, J. (2022). Rancangan Strategi Menangani Ancaman Perang Hybrida Melalui Patroli Maritim di Kawasan Laut China Selatan. Rekayasa, 15(1), 87–91. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v15i1.14123

Taufani, M. R. I. (2023). Sengketa Laut China Selatan, ASEAN Summit Waktunya Bersatu! CNBC Indonesia.

Trihartono, A., Indriastuti, S., & Nisya, C. (2020). Keamanan dan Sekuritisasi dalam Hubungan Internasional. In Redaksi Melvana (Ed.), Melvana Publishing (Issue 8). Melvana Publishing.

Wekke, I. S. (2019). Metode Penelitian Ekonomi Syariah. In Gawe Buku (Issue December 2019).

Yovindra Satria Maulana, Bedriati Ibrahim, B. (2023). Perubahan Nama Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di Laut Cina Selatan Menjadi Laut Natuna Utara (1982-2017). Nusantara Hasana Journal, 3(2), 117–131.

Yumitro, G. (2008). Peran Militer Dalam Politik Luar Negeri Amerika Serikat. Jurnal Ilmiah Bestari, 38, 103–112.

Bahasa Abstract

Penelitian ini mendalami dampak sekuritisasi konflik Laut China Selatan terhadap keamanan maritim Indonesia dengan fokus pada tantangan geopolitik yang dihadapi oleh negara. Keamanan nasional tidak hanya mencakup aspek militer, tetapi juga melibatkan ancaman non-tradisional seperti konflik teritorial, keamanan ekonomi, dan stabilitas regional. Mengacu pada studi keamanan Kopenhagen, penelitian ini mempertimbangkan ancaman dari perspektif liberalisme, mengidentifikasi praktik hubungan internasional yang mengedepankan kerjasama dan perdamaian. Tulisan ini membahas securitisasi konflik di Laut Cina Selatan dan dampaknya terhadap keamanan maritim Indonesia. Dengan menganalisis upaya securitisasi, tulisan ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengamankan kepentingan maritim nasional di tengah ketegangan regional. Metodologi penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan multidisiplin, menggunakan kajian literatur sebagai teknik pengumpulan data. Analisis data mencakup kepentingan nasional Indonesia, khususnya dalam konteks keamanan, ekonomi, dan stabilitas regional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa konflik Laut China Selatan memiliki dampak serius terhadap keamanan maritim Indonesia, seperti peningkatan anggaran pertahanan, ketidakpastian perdagangan, dan stabilitas politik. Selain itu, Indonesia juga menghadapi tantangan berupa ancaman isu-isu terorisme, perompakan, illegal fishing dan kriminal transnasional. Untuk menghadapi tantangan tersebut, penelitian ini merinci strategi pertahanan maritim Indonesia, yang mencakup kebijakan diplomasi, peningkatan kemampuan militer, dan kerja sama regional. Dengan melihat dampak dan tantangan yang dihadapi, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan untuk mengembangkan langkah-langkah yang efektif guna menjaga keamanan maritim dan kedaulatan negara di tengah dinamika geopolitik global.

Share

COinS