International Review of Humanities Studies
Abstract
This study examines how the Indonesian conjunction dan ‘and’ is rendered in Chinese across syntactic units using a corpus-based contrastive approach. Focusing on children’s books, classic novels, and online news, it analyzes coordination at word, phrase, and clause level from a syntactic and register perspective. Findings show that dan ‘and’ does not correspond to a single Chinese form. At the word and phrase level, nominal coordination employs hé (和) ‘and’, yǔ (与) ‘and’, and yǐjí (以及) ‘as well as’ , with formal news discourse favoring yǔ (与) ‘and’ and yǐjí (以及) ‘as well as’. In verbal coordination, bìng (并) ‘furthermore’ marks sequential progression, while yě (也) ‘also’ signals parallel addition. In adjectival coordination, register conditions the choice among ér (而) ‘and/as well as’ in formal contexts, yòu...yòu (又...又) ‘both...and...’ in expressive styles. The conjunctions bìngqiě (并且) ‘furthermore’ and qiě (且) ‘and’ are also identified as variants, particularly in highly formal registers, along with covert coordination (juxtaposition). At the clause level, covert coordination serves informational density in online news and aesthetic rhythm in literary narrative, while yúshì (于是) ‘thus’ marks resultative relations in quoted discourse. Translation shifts are also observed, including level shifts from grammatical coordination to lexical expression and unit shifts involving changes in grammatical rank. These findings suggest that dan ‘and’ corresponds to a range of Chinese coordination strategies shaped by syntax, register, and translation shifts.
Bahasa Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana konjungsi bahasa Indonesia dan diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin pada berbagai satuan sintaksis dengan menggunakan pendekatan kontrastif berbasis korpus. Dengan berfokus pada buku anak-anak, novel klasik, dan berita daring, penelitian ini menganalisis koordinasi pada tingkat kata, frasa, dan klausa dari perspektif sintaksis dan ragam bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dan tidak memiliki satu padanan tunggal dalam bahasa Mandarin. Pada tingkat kata dan frasa, koordinasi nomina menggunakan hé (和) ‘dan’, yǔ (与) ‘dan’, dan yǐjí (以及) ‘serta’, dengan ragam berita formal lebih sering menggunakan yǔ (与) dan yǐjí (以及). Pada koordinasi verba, bìng (并) ‘selanjutnya’ menandai perkembangan yang bersifat berurutan, sedangkan yě (也) ‘juga’ menunjukkan penambahan yang sejajar. Pada koordinasi adjektiva, ragam bahasa memengaruhi pemilihan bentuk, yaitu ér (而) ‘dan/serta’ dalam konteks formal dan yòu...yòu (又...又) ‘baik...maupun...’ dalam gaya yang lebih ekspresif. Konjungsi bìngqiě (并且) ‘lebih lanjut’ dan qiě (且) ‘dan’ juga diidentifikasi sebagai varian, terutama dalam ragam yang sangat formal, bersama dengan koordinasi implisit (penjajaran tanpa konjungsi). Pada tingkat klausa, koordinasi implisit digunakan untuk menciptakan kepadatan informasi dalam berita daring dan ritme estetis dalam narasi sastra, sedangkan yúshì (于是) ‘dengan demikian’ menandai hubungan hasil dalam tuturan yang dikutip. Penelitian ini juga menemukan adanya pergeseran penerjemahan, termasuk pergeseran tingkat dari koordinasi gramatikal menjadi ekspresi leksikal serta pergeseran satuan yang melibatkan perubahan jenjang gramatikal. Temuan ini menunjukkan bahwa konjungsi dan memiliki beragam strategi padanan dalam bahasa Mandarin yang dibentuk oleh faktor sintaksis, ragam bahasa, dan pergeseran penerjemahan.
References
Belandina, F. (2023). Analisis kesalahan penggunaan konjungsi dalam pembelajaran bahasa Mandarin oleh mahasiswa Indonesia. Jurnal Cakrawala Mandarin, 7(2), 47–64.
BJNews.com.cn. (2026, June 17). 范小勤“写书法”:残障人士不是被围猎的流量木偶.
BJNews.com.cn. https://m.bjnews.com.cn/detail/1781695253168757.html Catford, J. C. (1965). A Linguistic Theory of Translation. Oxford University Press.
detikHealth. (2026, February 4). Bye-bye buncit! Rutinitas sederhana selama 20 menit ini bisa lenyapkan lemak perut.detikHealth. https://health.detik.com/kebugaran/d-8339662/bye-bye-buncit-rutinitas-sederhana-selama-20-menit-ini-bisa-lenyapkan-lemak-perut
detikHealth. (2026, February 6). Mencuat lagi gegara skandal Epstein, benarkah pandemi sudah direncanakan?detikHealth. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8342479/mencuat-lagi-gegara-skandal-epstein-benarkah-pandemi-sudah-direncanakan
detikOto. (2026, February 7). Bikin harga tambah mahal, mobil di bawah Rp 1 miliar diusulkan tak kena PPnBM.detikOto. https://oto.detik.com/mobil/d-8344846/bikin-harga-tambah-mahal-mobil-di-bawah-rp-1-miliar-diusulkan-tak-kena-ppnbm
detikTravel. (2026, February 7). Iklim perhotelan RI masih oke, Artotel kebut buka 16 hotel baru. detikTravel.https://travel.detik.com/travel-news/d-8344977/iklim-perhotelan-ri-masih-oke-artotel-kebut-buka-16-hotel-baru
detikFood. (2025, September 14). Peserta Coffee Experience Vol.02 antusias pelajari teknik latte art dan manual brew.detikFood. https://food.detik.com/berita-boga/d-8111338/peserta-coffee-experience-vol-02-antusias-pelajari-teknik-latte-art-dan-manual-brew
detikFood. (2026, February 5). 5 tempat makan sambal rampai lauk ayam goreng yang pedas nagih. detikFood.https://food.detik.com/rumah-makan/d-8341692/5-tempat-makan-sambal-rampai-lauk-ayam-goreng-yang-pedas-nagih
detikSport. (2026, February 7). Final Piala Asia Futsal: kans drama di menit akhir Indonesia Vs Iran. detikSport.https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-8344762/final-piala-asia-futsal-kans-drama-di-menit-akhir-indonesia-vs-iran
Halliday, M. A. K. (1978). Language as social semiotic: The social interpretation of language and meaning. Edward Arnold.
Hamka. (1984). Tenggelamnya kapal Van der Wijck (16th ed.) . Jakarta: Balai Pustaka. (Original work published 1939)
Huang, C.-R., Hsieh, S.-K., & Chen, K.-J. (2017). Mandarin Chinese words and parts of speech: A corpus-based study. Routledge.
Irawan, M. P. T., Listiyo, A., Novianti, S. L., Syaifurrozi, A. I., & Utomo, A. P. Y. (2022). Analisis jenis konjungsi pada cerpen "Mawar di Tiang Gantungan" karya Agus Noor. In Prosiding Seminar Nasional Sendisastra 2: Sinergi Budaya dan Teknologi dalam Ilmu Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya (pp. 19–33). Universitas Timor.
Islam for Beginners. (2009). Aku Ingin Seperti Rasulullah. Jakarta: PT Ingkar Pena Kreativa.
Ji, A.-F. (2019). 汉语与印尼语对比分析 [A contrastive analysis of Chinese and Indonesian]. Social Sciences Academic Press.
Kompas.com. (2026, February 7). Menteri PPPA: kasus siswa SD di NTT cukup sekali dan terakhir. Kompas.com.https://nasional.kompas.com/read/2026/02/07/17323561/menteri-pppa-kasus-siswa-sd-di-ntt-cukup-sekali-dan-terakhir
Kompas.com. (2026, February 5). Anatomi fisiologis sistem pencernaan dan mekanisme kerjanya. Kompas.com.https://buku.kompas.com/read/5642/anatomi-fisiologis-sistem-pencernaan-dan-mekanisme-kerjanya
Kompas.com. (2026, January 20). Wajib tahu, ini fondasi perkembangan emosi anak. Kompas.com.https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/20/082900820/wa jib-tahu-ini-fondasi-perkembangan-emosi-anak
Kompas.com. (2026, January 31). Pentingnya orangtua beri batasan sehat untuk anak. Kompas.com.https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/31/072331220/pe ntingnya-orangtua-beri-batasan-sehat-untuk-anak
Kompas.com. (2026, January 18). Ini pola child grooming yang sering tak disadari orangtua. Kompas.com. https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/18/19320032 0/ini-pola-child-grooming-yang-sering-tak-disadari-orangtua
Kompas.com. (2026, January 20). Wajib tahu, ini fondasi perkembangan emosi anak. Kompas.com. https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/20/082900820/w ajib-tahu-ini-fondasi-perkembangan-emosi-anak
Kompas.com. (2026, January 1). Mengapa anak bisa melakukan kekerasan ekstrem? Ini penjelasan psikolog. Kompas.com. https://lifestyle.kompas.com/read/2026/01/01/160000920/mengapa-anak-bisa-melakukan- kekerasan-ekstrem-ini-penjelasan-psikolog?
Kompas.com. (2026, February 7). Pemimpin bisnis internet 50 negara kumpul di Jakarta bahas masa depan.
Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2026/02/07/193000626/pemimpi n-bisnis-internet-50-negara-kumpul-di-jakarta-bahas-masa-depan
Liu, Y.-H., Pan, W.-Y, & Gu, W. (2004). 实用现代汉语语法 [Practical modern Chinese grammar]. Beijing : Shangwu Yinshuguan.
Maghfiroh, R. L. (2016). Kesalahan penggunaan kata penghubung he 和 dan gen 跟 pada mahasiswa angkatan 2014 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Jurusan Bahasa dan Sastra Mandarin Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Mandarin UNESA, 1(1).
Moeliono, A., et al. (2017). Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 4th ed. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Nugrahani, D., & Setyaji, A. (2010). Register, genre, ideology in translation. ETERNAL (English Teaching Journal), 1(1).
Saputra, G. A. W., Simanjuntak, V. H. M., Fazalani, R., & Sucipta, I. M. D. (2025).
Peran konjungsi pada kalimat majemuk bahasa Indonesia Sphota: Jurnal Linguistik dan Sastra, 17(1), 79–93
Nugraha, O. A., Ngalim, A., & Nasucha, Y. (2015). Penggunaan konjungsi dalam bahasa tulis dan lisan oleh siswa kelas lima Sekolah Dasar Baki Pandeyan 01 Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora, , 16(2), 43–50.
Maulana, R. R. R., & Rakhmat, C. (2003). Analisis Penggunaan Konjungsi dalam Karangan Naratif pada Siswa Kelas IV SDN 1 Jatiwangi (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sneddon, J. N. (1996). Indonesian: A Comprehensive Grammar. London & New York: Routledge.
Sneddon, J. N. (2006). Colloquial Jakartan Indonesian (Pacific Linguistics, Vol. 581). Canberra: Research School of Pacific and Asian Studies, Australian National University.
Vincensius, D. (2023). The influence of translation teaching method on the acquisition of conjunctions: Taking Indonesian Chinese beginners as an example. Journal of Chinese Interdisciplinary Studies, 1(1), 1–9.
Recommended Citation
Idris, Hatmi
(2026)
"THE INDONESIAN CONJUNCTION DAN ‘AND’ AND ITS CHINESE CORRESPONDENCES: A CORPUS-BASED APPROACH TO SYNTACTIC AND REGISTER VARIATION,"
International Review of Humanities Studies: Vol. 11:
No.
2, Article 7.
DOI: 10.7454/irhs.v11i2.1484
Available at:
https://scholarhub.ui.ac.id/irhs/vol11/iss2/7
Included in
Anthropology Commons, Art and Design Commons, Creative Writing Commons, Cultural Heritage Law Commons, Education Law Commons, Film and Media Studies Commons, History Commons, Intellectual Property Law Commons, International and Area Studies Commons, Legal Writing and Research Commons, Linguistics Commons, Museum Studies Commons, Philosophy Commons, Urban Studies and Planning Commons
