•  
  •  
 

International Review of Humanities Studies

International Review of Humanities Studies

Abstract

The aim of this study is to determine the correlation between the wooden embankment structure (wooden beams, wooden piles, and wooden planks) in the embankment installation system and the geographical conditions of Batavia along Jalan Hayam Wuruk and Jalan Gajah Mada, where the embankment structure has shifted due to ground movement. The research stages consist of observation, description, and explanation or interpretation of the processed data. Based on the analysis of wooden piles from the Molenvliet Canal embankment structure, it can be concluded that 17th century Batavian society applied a multi-stage pile production process, ranging from raw material selection, trunk cutting, pile body shaping, to tip formation to facilitate driving into the ground. The piles were generally made of teak (Tectona grandis), a material well-suited for aquatic environments. Modification traces on the wood surface indicate deliberate and planned shaping processes. The dominance of square-sectioned piles reflects efforts to produce more uniform and stable material to resist ground movement and water pressure within the canal embankment system, representing an adaptation of VOC construction technology to Batavia's wetland environment.

Bahasa Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui korelasi struktur tanggul kayu (balok kayu, cerucuk, dan papan kayu) pada sistem pemasangan tanggul dengan kondisi geografi di Batavia pada sisi Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, dimana struktur tanggul memiliki perubahan posisi karena pergeseran tanah. Tahapan kegiatan terdiri dari observasi, deskripsi, dan eksplanasi atau penafsiran dari data yang sudah diolah sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis terhadap cerucuk dari struktur tanggul Kanal Molenvliet, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Batavia abad ke-17 menerapkan proses pembuatan cerucuk yang melibatkan beberapa tahapan pengerjaan, mulai dari pemilihan bahan baku kayu, pemotongan batang, pembentukan badan cerucuk, hingga pembuatan bagian    lancipan untuk memudahkan proses pemancangan ke dalam tanah. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa cerucuk yang digunakan umumnya terbuat dari kayu jati (Tectona grandis) yang memiliki karakteristik fisik dan ketahanan yang sesuai untuk lingkungan perairan. Jejak modifikasi yang ditemukan pada permukaan kayu menunjukkan bahwa pembentukan cerucuk dilakukan melalui proses pengerjaan yang disengaja dan terencana sehingga menghasilkan bentuk yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi kanal. Penggunaan cerucuk sebagai sistem fondasi yang dominan di Batavia abad ke-17 didorong oleh kombinasi faktor lingkungan, material, teknologi, dan kebutuhan konstruksi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa cerucuk pada Kanal Molenvliet bukan sekadar elemen pondasi, melainkan bagian dari sistem teknologi konstruksi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pembangunan kota kolonial di lingkungan lahan basah. Melalui analisis jenis kayu, jejak modifikasi, bentuk, dan fungsi strukturalnya, cerucuk dapat dipahami sebagai salah satu wujud adaptasi teknologi konstruksi VOC terhadap kondisi geografis Batavia sekaligus sebagai bukti penerapan pengetahuan pertukangan kayu dalam pembangunan infrastruktur perkotaan pada abad ke-17. Variasi bentuk cerucuk menunjukkan adanya hubungan antara teknologi pengolahan kayu, fungsi struktural, dan kebutuhan konstruksi pada lingkungan lahan basah Batavia. Dominasi cerucuk berbentuk segi empat pada Kanal Molenvliet mengindikasikan adanya upaya menghasilkan material yang lebih seragam, stabil, dan efektif untuk menahan pergerakan tanah serta tekanan air pada sistem tanggul kanal.

References

Abbas, N. (2021). Gema genta. Direktorat Perlindungan Kebudayaan.

Abeyasekere, S. (1989). Jakarta. Oxford University Press.

Abeyasekere, S. (2011). Jakarta: sejarah 400 tahun. Masup Jakarta.

Aan de Grachten. (n.d.). Een stad op palen. https://aandegrachten.amsterdam/een-stad-op-palen/

Das, B. M. (2011). Principles of foundation engineering (7th ed.). Cengage Learning

Departemen Pekerjaan Umum. (1999). Pedoman konstruksi dan bangunan: Stabilisasi dangkal tanah lunak untuk konstruksi timbunan jalan (dengan semen dan cerucuk).

Faiz, M. (2025). Kajian biography of things: Struktur lanskap Jalan Pintu Besar Selatan hingga Jalan Gajah Mada–Hayam Wuruk [Undergraduate thesis, Universitas Indonesia].

Gunawan, Restu. 2010. Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Hardiyatmo, H. C. (2011). Analisis dan perancangan fondasi II (Edisi ke-2). Gadjah Mada University Press.

Heuken, A. (1983). Historical Sites of Jakarta (2nd ed.). Jakarta: Cipta Loka Caraka.

Kanumoyoso, B. (2011, June). Beyond the city wall: society and economic development in the Ommelanden of Batavia, 1684-1740. Universiteitleiden.nl. https://scholarlypublications.universiteitleiden.nl/handle/1887/17679

Laporan Penelitian Studi Kelayakan Arkeologis Pembangunan Terowongan Penyebrangan Orang Di Bawah Kanal Molenvliet Dalam Rangka Pembangunan Sistem MRT

Laporan Penelitian Penyelamatan Tanggul Kayu Kanal Lama Molenvliet (Junus Satrio Atmodjo)

Laporan Pendampingan Arkeologis PROYEK MRT JAKARTA FASE 2A CP 202 Harmoni – Sawah Besar – Mangga Besar

Martawijaya, A., Sujana, I. K., Mandang, Y. I., Amang, S., & Kadir, P. K. (1989). Atlas kayu Indonesia jilid II. Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Departemen Kehutanan.

Merrillees S. (2012). Greetings from Jakarta: postcards of a capital, 1900-1950. CiNii Books. https://ci.nii.ac.jp/ncid/BB10520846 

Muhammad Rifandy Fadhillah. (2026). Mengenal Kanal dan Fungsinya.doc. Scribd. https://www.scribd.com/document/388788379/Mengenal-Kanal-dan-Fungsinya-doc

Mulyanto, H. (2022). Perkembangan Kanal Oud Batavia Abad XVII-XX: Tinjauan Sejarah Perkotaan. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 12(3). https://doi.org/10.17510/paradigma.v12i3.1175

Mundarjito. (2014). Korakora Menyusuri Cakrawala Warisan Budaya (pp. 37–71). Balai Pelestarian Cagar Budaya Ternate. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/19397/1/Bulletin_Korakora%202014.pdf

Universitas Medan Area. (2022, January 21). Definisi Kanal atau Terusan Definisi Kanal atau Terusan. Program Studi Teknik Sipil UMA - Jurusan Teknik Sipil Terbaik Di Sumut. https://sipil.uma.ac.id/definisi-kanal-atau-terusan-dan-jenisnya/

Ramdhani, A., Sulistyowati, T. S., & Prabowo, A. (2020).  Pengaruh Penggunaan Cerucuk Dengan Pemasangan Secara Horizontal Terhadap Kuat Tekan Tanah Lempung Lunak. Spektrum Sipil, 6(2), 126–134.

https://doi.org/10.29303/spektrum.v6i2.149

Sadadi, D. (1992). Kanal-kanal di Batavia abad ke-17 dan 18 (sebuah pendahuluan) [Skripsi, Universitas Indonesia]

Suyuti. (2020). Evaluasi tinggi embankment jalan pada tanah lunak diperkuat geotextile dan fondasi cerucuk. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 10(2). https://doi.org/10.29103/tj.v10i2.320

Tewari, D. N. (1992). A monograph on teak (Tectona grandis Linn. f.). International Book Distributors.

Thulasidas, P. K., & Bhat, K. M. (2007). Chemical extractive compounds determining the brown-rot decay resistance of teak wood. European Journal of Wood and Wood Products (Holz als Roh- und Werkstoff), 65(2), 121–124. https://doi.org/10.1007/s00107-006-0127-7

Wheeler, E. A., Baas, P., & Gasson, P. E. (Eds.). (1989). IAWA list of microscopic features for hardwood identification. IAWA Bulletin, 10(3), 219–332.

Wikander, C. (2000). Canals. BRILL EBooks, Technology and Change in History, Volume: 2, 321–330. https://doi.org/10.1163/9789004473829_016

Yang, W., Ma, W., & Liu, X. (2024). Evaluation of Deterioration Degree of Archaeological Wood from Luoyang Canal No. 1 Ancient Ship. Forests, 15(6), 963–963. https://doi.org/10.3390/f15060963

Zara Nabilah. (2026). Unit 10 Tekanan Sisi Tanah - Kestabilan Tembok Penahan (Tembok Cerucuk Keping). Scribd. https://www.scribd.com/document/59856766/Unit-10-Tekanan-Sisi-Tanah-Kestabilan-Tembok-Penahan-Tembok-Cerucuk-Keping

https://www.99.co/id/panduan/mengenal-pondasi-cerucuk-pengertian-syarat-hingga-teknis-pelaksanaannya/

https://media.neliti.com/media/publications/65439-ID-asumsi-sistem-cerucuk-sebagai-alternatif.pdf

https://digilib.unila.ac.id/7378/15/BAB%20II.pdf

https://media.neliti.com/media/publications/632083-kemampuan-dukung-vertikal-dan-lateral-ti-5e709361.pdf

https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/13675/05.2%20bab%202.pdf?sequence=6&isAllowed=y

https://blue-forests.org/wp-content/uploads/2023/12/Factsheet-Cerucuk-Blue-Forests-lowres.pdf

https://www.scribd.com/document/331508901/Jenis-Tanah-Jakarta

https://sipil.uma.ac.id/definisi-kanal-atau-terusan-dan-jenisnya/

https://www.nowjakarta.co.id/the-history-beneath-our-feet/

https://www.abcanchors.co.uk/post/the-history-of-piling-foundations -from-ancient-innovation-to-modern-engineering

https://civiltutorials.com/pile-foundation-types/

UNESCO. (2011). Prehistoric pile dwellings around the Alps. UNESCO World Heritage Centre. https://whc.unesco.org/en/list/1363/

https://civiltoday.com/geotechnical-engineering/foundation-engineering/deep-foundation/176-pile-foundation-definition-types

https://www.geoengineer.org/education/foundation-design-construction /deep-foundations

https://www.pengadaan.web.id/2022/08/pondasi-cerucuk.html

https://the-past.com/feature/seeing-beneath-the-surface-unravelling -prehistoric-submerged-settlements-in-the-balkans/

https://www.swissinfo.ch/eng/lake-dwellings-reveal-hidden-past/30542748 UNESCO World

https://news.artnet.com/art-world/the-largest-harbor-in-ancient-greece-is-centuries-older-than-we-thought-2456758

https://www.english-heritage.org.uk/visit/places/corbridge-roman-town-hadrians-wall/history-and-stories/history/research/

https://www.science.org/content/article/ancient-harbors-rise-again Wikipedia. (2025). Pons

https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-7355391/mengenal-rumah-adat-suku-bugis-sejarah-arsitektur-dan-makna-filosofisnya

https://regional.kompas.com/read/2022/11/30/165044178/rumah-betang-rumah-adat-kalimantan-ciri-ciri-fungsi-dan-makna

https://catalog.hathitrust.org/Record/000055532

https://sejarah-nusantara.anri.go.id/id/daily_journals_volumes/

Share

COinS